Satu Sandera Berhasil Dievakuasi Ke Timika, Kesaksiannya Diharapkan Ungkap Jejak Kelompok Bersenjata

- Admin

Senin, 14 September 2026 - 12:08 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolda saat berada di Rumah Sakit Bhayangkara untuk melihat korban. 

Kapolda saat berada di Rumah Sakit Bhayangkara untuk melihat korban. 

Timika, mimbarpapua.com — Aparat kepolisian berhasil mengevakuasi satu dari sembilan warga yang menjadi korban penyanderaan kelompok bersenjata di Distrik Jila beberapa waktu lalu berhasil dievakuasi ke Timika, Senin (14/9/2026).

Korban diketahui bernama Nemerina Wamang, warga Kampung Jinonin, Distrik Hoya. Ia sebelumnya berhasil meloloskan diri dari kelompok bersenjata dan ditemukan di wilayah Bela.

Nemerina kemudian dievakuasi dari Kampung Bela menggunakan helikopter Polri. Setibanya di Timika, korban langsung dibawa ke RS Bhayangkara Polda Papua Tengah untuk mendapatkan penanganan medis.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol. Jermias Rontini, S.I.K., M.Si., mengatakan proses evakuasi tidak mudah. Kondisi cuaca yang berubah-ubah membuat tim harus melakukan sejumlah persiapan dan uji penerbangan sebelum akhirnya dapat menjangkau lokasi korban.

“Puji Tuhan, hari ini kami Kepolisian berhasil membawa salah satu dari sembilan sandera tersebut, evakuasi dari Distrik Bela 1 ke Timika dengan menggunakan fasilitas helikopter Polri,” ujar Jermias saat ditemui di RS Bhayangkara Polda Papua Tengah.

Jermias mengapresiasi kru helikopter Polri yang tetap menjalankan misi kemanusiaan di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu.

Menurutnya, keberhasilan evakuasi juga tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak. Ketua Majelis Rakyat Papua (MRP) disebut turut membantu membuka komunikasi dengan sejumlah pihak, sementara masyarakat di wilayah Jila, Bela, Alama, dan sekitarnya ikut mendukung proses penyelamatan.

Sesampainya di Timika, Nemerina langsung mendapatkan perawatan medis. Selain kondisi fisik, aspek psikologis korban juga menjadi perhatian karena ia masih menunjukkan tanda-tanda trauma akibat peristiwa yang dialaminya.

“Kita serahkan perawatannya kepada pihak rumah sakit, dalam hal ini Dr. Marlina dan tim, sambil melihat perkembangan psikologis korban ke depan,” kata Jermias.

Polisi belum dapat langsung meminta keterangan dari Nemerina. Pemeriksaan akan dilakukan setelah kondisi fisik dan mental korban dinilai cukup stabil.

Untuk membangun rasa aman dan memudahkan komunikasi, aparat juga mempertimbangkan keterlibatan keluarga saat proses penggalian keterangan dilakukan. Bahasa daerah akan digunakan apabila diperlukan agar korban lebih nyaman ketika menceritakan pengalaman yang dialaminya.

Terkait dugaan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, polisi masih menunggu hasil pemeriksaan tim medis dan belum mengambil kesimpulan.

Nemerina saat ini masih menjalani penanganan medis, termasuk pemberian infus. Pemeriksaan lebih lanjut akan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kondisi psikologis korban.

Bagi kepolisian, kesembuhan Nemerina bukan hanya menyangkut aspek kemanusiaan. Kesaksiannya nantinya diharapkan dapat menjadi petunjuk penting untuk melacak keberadaan delapan sandera lainnya sekaligus mengungkap kelompok yang berada di balik aksi penyanderaan tersebut.

Polisi berharap kondisi korban segera pulih sehingga proses komunikasi dan penggalian informasi dapat dilakukan secara hati-hati tanpa menambah beban psikologis yang dialaminya.(*)

Berita Terkait

Siang Hari Rumah Dibobol, Keluarga Temukan Sejumlah Barang Berpindah
Saksi Berhasil Dievakuasi, Aparat Dalami Informasi Sebelum Tentukan Langkah
Terduga Pelaku Penikaman Dibekuk, Akses Timika–Mapurujaya Kembali Lancar
Warga Paronggo Bergotong Royong Bangun Pospol, Bukti Nyata Harapan Akan Kehadiran Polisi
Patroli Malam Polres Mimika Sasar Kamtibmas, 5 Pembawa Sajam Diciduk
Polisi Kejar Dua Terduga Pelaku Penikaman Remaja Di KM 9, Korban Meninggal Dunia
Kapolres Mimika Sambangi Rumah Duka, Pastikan Pencarian Korban Jila Terus Dilakukan
Masuk Rumah Saat Malam, Sosok Bermasker Diduga Berkaitan dengan Kematian Seorang Warga

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 12:51 WIT

Siang Hari Rumah Dibobol, Keluarga Temukan Sejumlah Barang Berpindah

Senin, 14 September 2026 - 12:45 WIT

Saksi Berhasil Dievakuasi, Aparat Dalami Informasi Sebelum Tentukan Langkah

Senin, 14 September 2026 - 12:08 WIT

Satu Sandera Berhasil Dievakuasi Ke Timika, Kesaksiannya Diharapkan Ungkap Jejak Kelompok Bersenjata

Minggu, 13 September 2026 - 20:16 WIT

Terduga Pelaku Penikaman Dibekuk, Akses Timika–Mapurujaya Kembali Lancar

Minggu, 13 September 2026 - 20:10 WIT

Warga Paronggo Bergotong Royong Bangun Pospol, Bukti Nyata Harapan Akan Kehadiran Polisi

Minggu, 13 September 2026 - 20:00 WIT

Polisi Kejar Dua Terduga Pelaku Penikaman Remaja Di KM 9, Korban Meninggal Dunia

Kamis, 10 September 2026 - 15:46 WIT

Kapolres Mimika Sambangi Rumah Duka, Pastikan Pencarian Korban Jila Terus Dilakukan

Kamis, 10 September 2026 - 09:33 WIT

Masuk Rumah Saat Malam, Sosok Bermasker Diduga Berkaitan dengan Kematian Seorang Warga

Berita Terbaru