Kasus Penganiayaan Di Depan Pondok Amor, Polisi Kejar Jejak Pelaku

- Admin

Selasa, 25 Agustus 2026 - 11:31 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Mimika AKBP Alredo Agustinus Rumbiak. 

Kapolres Mimika AKBP Alredo Agustinus Rumbiak. 

Timika, mimbarpapua.com – Misteri di balik tewasnya seorang pria berinisial PK di kawasan Jalan Raya depan Pondok Amor, Distrik Mimika Baru, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, masih terus diselidiki aparat kepolisian.

Peristiwa yang terjadi pada Rabu (19/8/2026) sore tersebut hingga kini belum mengarah pada penetapan maupun penangkapan tersangka. Polisi masih berupaya mengungkap siapa pelaku serta motif di balik aksi kekerasan yang merenggut nyawa korban.
Kapolres Mimika AKBP Alredo Agustinus Rumbiak mengatakan, proses penyelidikan masih berjalan. Namun, minimnya saksi yang mengetahui langsung kejadian menjadi salah satu tantangan bagi penyidik.
“Ya, sampai sekarang kami belum ada titik terang untuk pelakunya. Tapi masih kami dalami juga,” ujar Alredo saat dikonfirmasi wartawan.
Berbagai langkah telah dilakukan polisi untuk mempersempit ruang penyelidikan. Petugas telah mendatangi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan keterangan dari sejumlah pihak, serta menelusuri rekaman kamera pengawas atau CCTV di sekitar lokasi.
“Karena memang ini minim saksinya. Tapi kami tetap berusaha semaksimal mungkin,” katanya.
Rekaman CCTV yang berhasil dikumpulkan kini menjadi salah satu bahan penting bagi penyidik untuk merekonstruksi rangkaian kejadian sekaligus mencari petunjuk mengenai pihak yang diduga terlibat.
Di sisi lain, proses hukum terhadap perkara tersebut juga telah berjalan. Polres Mimika telah menerbitkan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP), menandakan perkara telah masuk dalam tahap penyidikan.
“Surat pemberitahuan dimulainya penyidikan pun sudah, administrasinya sudah kita jalankan,” jelas Alredo.
Polisi memastikan penyelidikan akan terus dilakukan. Penyidik juga masih memburu keterangan dan saksi tambahan yang diharapkan dapat membuka titik terang kasus tersebut.(*)

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berita Terkait

Nakes Dievakuasi Dari Jila, Polisi Siapkan Kolaborasi Bantu Warga
Kemarau Mulai Mengancam Ketersediaan Air Di Pesisir Mimika
Mile 61 Tembagapura Dikabarkan Terdengar Bunyi Tembakan, Polisi: Belum Ada Konfirmasi
Jejak Sembilan Warga Masih Dicari, Polisi Pastikan Jila Tetap Kondusif
Warga Jila Berharap Keluarga Yang Dibawa Paksa Segera Pulang, Bantuan Logistik Ringankan Beban Warga
Demi Keselamatan Warga, TNI Dan Pemkab Mimika Bersatu Tangani Situasi Jila
TNI Angkut Bantuan Ke Jila, 700 Kg Logistik Dikirim Untuk Warga Terdampak Konflik

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 11:31 WIT

Kasus Penganiayaan Di Depan Pondok Amor, Polisi Kejar Jejak Pelaku

Selasa, 25 Agustus 2026 - 11:26 WIT

Nakes Dievakuasi Dari Jila, Polisi Siapkan Kolaborasi Bantu Warga

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:51 WIT

Kemarau Mulai Mengancam Ketersediaan Air Di Pesisir Mimika

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:43 WIT

Mile 61 Tembagapura Dikabarkan Terdengar Bunyi Tembakan, Polisi: Belum Ada Konfirmasi

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:39 WIT

Jejak Sembilan Warga Masih Dicari, Polisi Pastikan Jila Tetap Kondusif

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 21:58 WIT

Warga Jila Berharap Keluarga Yang Dibawa Paksa Segera Pulang, Bantuan Logistik Ringankan Beban Warga

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 21:53 WIT

Demi Keselamatan Warga, TNI Dan Pemkab Mimika Bersatu Tangani Situasi Jila

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 21:33 WIT

TNI Angkut Bantuan Ke Jila, 700 Kg Logistik Dikirim Untuk Warga Terdampak Konflik

Berita Terbaru

Kapolsek Mimika Barat, Ipda Muhamad Yani. 

Hukrim

Kemarau Mulai Mengancam Ketersediaan Air Di Pesisir Mimika

Senin, 24 Agu 2026 - 13:51 WIT