Timika, mimbarpapua.com – Puluhan massa yang tergabung dalam Barisan Merah Putih Papua menggelar aksi damai di kawasan Bundaran Timika Indah, Kabupaten Mimika, Jumat (1/5/2026).
Aksi ini berlangsung tertib dengan mengusung semangat persatuan dan nasionalisme.Dalam kegiatan tersebut, peserta aksi membawa bendera Merah Putih serta berbagai atribut bernuansa kebangsaan.
Mereka juga membentangkan spanduk berisi pesan refleksi sejarah Papua sebagai bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Koordinator lapangan aksi, Simon Haluk, dalam orasinya menyampaikan pentingnya menjaga keutuhan bangsa di tengah berbagai tantangan. Ia menegaskan bahwa masyarakat Papua tetap berkomitmen mempertahankan persatuan dalam bingkai NKRI.
“Selama Merah Putih masih berkibar di Papua, kita akan terus menjaga persatuan. NKRI harga mati,” ujarnya di hadapan peserta aksi.
Simon juga mengingatkan agar masyarakat tidak melupakan sejarah perjuangan tokoh-tokoh Papua yang telah berkontribusi bagi Indonesia, seperti Silas Papare dan Marthen Indey.
Ia menilai, bergabungnya Papua ke dalam Indonesia merupakan bagian dari proses sejarah panjang yang tidak bisa diabaikan.
Selain berorasi, massa juga melakukan long march dengan mengelilingi Jalan Beliis sebelum kembali ke titik awal di Bundaran Timika Indah.
Sepanjang kegiatan, suasana tetap kondusif dan penuh semangat kebersamaan.Aparat keamanan turut melakukan pengawalan guna memastikan jalannya aksi tetap aman dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat. Hingga kegiatan berakhir, situasi terpantau tertib dan lancar.(*)














