Timika, mimbarpapua.com – Jenazah korban penembakan oleh orang tak dikenal (OTK) di wilayah operasional PT Freeport Indonesia (PTFI), tepatnya di area Grasberg, Distrik Tembagapura direncanakan akan dipulangkan ke kampung halamannya.
“Jenazah korban rencananya akan dipulangkan ke rumah duka di Bandung pada Kamis besok (12/3/2026) menggunakan pesawat Airfast,” kata Kapolres Mimika melalui Kasi Humas Polres Mimika Iptu Hempy Ona, SE, Rabu (11/03/2026) malam.
Disampaikan Iptu Hempy bahwa Polres Mimika mengimbau masyarakat untuk tetap tenang serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Aparat keamanan juga akan terus meningkatkan pengamanan dan melakukan langkah-langkah penegakan hukum guna menjaga stabilitas keamanan di wilayah Mimika, khususnya di area Tembagapura dan sekitarnya,” ujarnya.
Diterangkan Iptu Hempy, korban diketahui berinisial SM (49), karyawan Departemen Eksplorasi meninggal dunia akibat luka tembak di bagian kepala sebelah kanan tembus hingga telinga kiri.
“Sementara satu orang saksi yang berada di lokasi, berinisial AM, mengalami luka lecet pada telapak tangan kanan akibat terjatuh saat berusaha menyelamatkan diri,” teranya.
Lanjut Iptu Hempy, berdasarkan keterangan awal saksi, saat itu korban dan saksi sedang melaksanakan pekerjaan pengukuran water level di area Jayapura Ex Pontil menggunakan kendaraan operasional. Setelah pekerjaan selesai, korban berada di bagian belakang kendaraan untuk merapikan peralatan kerja, sementara saksi berada di samping kendaraan.
Tidak lama kemudian saksi mendengar suara tembakan dan melihat korban telah tergeletak bersimbah darah di atas kabin kendaraan.
“Saksi kemudian melaporkan kejadian tersebut melalui radio komunikasi kepada Command Center untuk meminta bantuan,” sambungnya.
Tim respon gabungan dari aparat keamanan, termasuk tim keamanan perusahaan dan tim medis tiba di lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara serta mengevakuasi korban ke Rumah Sakit ISOS Tembagapura (MP 68).
“Korban tiba di rumah sakit sekitar pukul 10.40 WIT dan dinyatakan meninggal dunia,” kata Iptu Hempy.
Dengan kejadian tersebut, kata Kasi Humas, personel Polsek Tembagapura yang dipimpin Wakapolsek Iptu Eksan Laane langsung melakukan koordinasi dengan pihak rumah sakit serta melakukan proses identifikasi dan visum luar terhadap jenazah korban.
“Hasil pemeriksaan medis menunjukkan adanya luka tembak pada kepala bagian kanan yang menembus hingga telinga kiri,” katanya.
Sementara itu, aparat keamanan juga melakukan olah TKP yang di pimpin oleh kanit Reskrim Polsek Tembagapura Ipda Akhmad Y. Wiratama,S,Tr.K bersama 4 orang anggota Polsek Tembagapura di area Grasberg.
“Pada saat proses evakuasi dan pengamanan berlangsung, dilaporkan juga sempat terjadi kontak tembak brimob satgas Amole dan kelompok bersenjata di sekitar lokasi,”ungkap Iptu Hempy.
Pihak Kepolisian saat ini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap pelaku penembakan. Dugaan sementara mengarah pada keterlibatan kelompok kriminal bersenjata yang diduga masih berada di sekitar area Grasberg.(*)














