Sepakat Damai, Kedua Kubu Senin Mendatang Akan Lakukan Patah Panah Dan Bela Kayu

- Admin

Sabtu, 10 Januari 2026 - 07:18 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto bersama seusai melakukan pertemuan dengan kedua kubu. 

Foto bersama seusai melakukan pertemuan dengan kedua kubu. 

Timika, mimbarpapua.com – Kedua kubu yang bertikai di Kwamki Narama akhirnya bersepakat damai dan akan melakukan proses patah panah dan bela kayu pada tanggal 12 Januari 2026 mendatang.

Bupati Mimika, Johannes Rettob menyampaikan bahwa mendamaikan kedua kubu didalam konflik keluarga ini sudah selesai.

“Hari ini sudah dinyatakan perdamaian.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Perdamaian itu dibuat dalam bentuk berita acara tetapi nanti ditandatangani di hari Senin mendatang. Sesudah perdamaian hari ini nanti akan ditindaklanjuti dengan patah panah dan belah kayu sebagai adat,”katanya saat memberikan keterangan kepada awak media, Jumat (09/01/2026).

Dengan konflik keluarga yang sudah diselesaikan pada hari ini, Bupati John menyampaikan terimakasih kepada semua pihak yang sudah terlibat dalam proses perdamaian.

Sementara itu Wakil Bupati Puncak Naftali Akawal mengucapkan terimakasih kepada kedua kubu yang sudah menyampaikan keputusan menuju perdamaian.

“Semoga hari Senin mendatang semua berjalan aman. Kemudian nanti selesai semua proses mereka harus kembali ke daerah mereka masing-masing,” ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut Plt Sekda, Nenu Tambuni memberikan apresiasi karena di hari ini adalah titik terang dimana kedua belah pihak akan melakukan perdamaian pada Senin mendatang.

“Terimakasih hari ini adalah titik terang dimana kedua belah pihak akan melakukan perdamaian pada Senin mendatang,” ucapnya.

Menurut Plt Sekda Puncak bahwa ditahapan hari ini dimana Pemda Mimika dan Puncak mengumpulkan kedua belah pihak dengan tujuan melakukan perdamaian, karena untuk menuju semua tahapan dalam adat perang itu adalah harus damai terlebih dahulu.

“Setelah itu ada tahapan lainnya yaitu perbersihan darah kemudian bayar kepala. Kita juga dari pemerintah sudah siapkan surat pernyataan untuk mereka mau damai,dan pernyataan ini tidak hanya dari pemerintah tapi betul-betul dari isi hati mereka,”ujarnya.

Hal yang sama juga disampaikannya bahwa untuk pernyataan itu akan ditandatangani pada hari Senin mendatang dilokasi yang sudah mereka tentukan, dimana lokasi itu menjadi perbatasan pada saat perang.

“Jadi mereka kedua belah pihak sepakat patah panah dan bela kayu dilokasi itu. Setelah itu tahapan berikutnya dimana kedua belah pihak akan lakukan sesuai ritual adat yaitu pembersihan darah dan bayar kepala, itu urusan mereka,”kata Plt Sekda Puncak. (*)

Berita Terkait

Diduga Terjatuh Usai Tabrak Pohon Tumbang, Pengendara Motor Di Mimika Tewas Terlindas Kendaraan
Satgas Ops Sikat Cartenz 2026 Tangkap Pelaku Pencurian HP Dan Curanmor Di Jayapura
Jenazah Pilot AMA Air Dievakuasi Ke Timika, TNI Sebut Akan Dipulangkan Ke Jakarta
Polisi Selidiki Pembongkaran Makam Di Kaugapu
Ratusan Liter Sopi Diamankan dalam Razia KM Leuser Di Pelabuhan Pomako
Polsek Tembagapura Salurkan 100 Paket Sembako Ke Warga Kampung Waa Banti
Patroli Gabungan Di Mimika, Aparat TNI-Polri Perkuat Pengamanan Wilayah
Papua Masih Jadi Jalur Peredaran Narkotika, Polda Ungkap 104 Kasus Dalam Enam Bulan

Berita Terkait

Sabtu, 11 Juli 2026 - 19:27 WIT

Diduga Terjatuh Usai Tabrak Pohon Tumbang, Pengendara Motor Di Mimika Tewas Terlindas Kendaraan

Sabtu, 11 Juli 2026 - 19:22 WIT

Satgas Ops Sikat Cartenz 2026 Tangkap Pelaku Pencurian HP Dan Curanmor Di Jayapura

Jumat, 3 Juli 2026 - 20:23 WIT

Jenazah Pilot AMA Air Dievakuasi Ke Timika, TNI Sebut Akan Dipulangkan Ke Jakarta

Jumat, 3 Juli 2026 - 20:18 WIT

Polisi Selidiki Pembongkaran Makam Di Kaugapu

Kamis, 2 Juli 2026 - 17:05 WIT

Ratusan Liter Sopi Diamankan dalam Razia KM Leuser Di Pelabuhan Pomako

Kamis, 2 Juli 2026 - 16:59 WIT

Polsek Tembagapura Salurkan 100 Paket Sembako Ke Warga Kampung Waa Banti

Rabu, 1 Juli 2026 - 19:16 WIT

Patroli Gabungan Di Mimika, Aparat TNI-Polri Perkuat Pengamanan Wilayah

Minggu, 28 Juni 2026 - 08:32 WIT

Papua Masih Jadi Jalur Peredaran Narkotika, Polda Ungkap 104 Kasus Dalam Enam Bulan

Berita Terbaru

Anggota Polsek Miktim dan masyarakat saat melakukan pengecekan di lokasi pemakaman. 

Hukrim

Polisi Selidiki Pembongkaran Makam Di Kaugapu

Jumat, 3 Jul 2026 - 20:18 WIT