Dituduh Intel, 5 Pendulang Emas di Papua Pegunungan Tewas Dieksekusi OPM

- Admin

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:35 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nampak personel TNI tengah bersiap untuk melakukan evakuasi terhadap 5 pendulang emas. 

Nampak personel TNI tengah bersiap untuk melakukan evakuasi terhadap 5 pendulang emas. 

Timika, mimbarpapua.com — Aksi kekerasan brutal kembali mengguncang wilayah pedalaman Papua. Komando Operasi (Koops) TNI Habema bergerak cepat menyiapkan langkah evakuasi dan pengejaran menyusul insiden pembunuhan tragis yang menewaskan lima orang pendulang emas di wilayah Korowai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.

​Penyerangan berdarah ini diduga kuat dilakukan oleh kelompok bersenjata Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) Kodap XVI Yahukimo pada Rabu (20/5/2026) kemarin.

​Berdasarkan informasi yang dihimpun dari Koops TNI Habema pada Kamis (21/5/2026), aksi keji tersebut dipimpin oleh Mayor Kopitua Heluka bersama pasukan Batalyon Yamue di bawah komando Mayor Dejang Heluka.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kelompok tersebut secara sepihak menuding kelima korban sebagai aparat keamanan yang sedang menyamar sebagai warga lokal (intel). Namun, tuduhan tak berdasar tersebut langsung dibantah keras oleh pihak TNI.

​Koops TNI Habema menegaskan bahwa seluruh korban murni merupakan warga sipil yang tengah mengadu nasib mencari nafkah di lokasi pendulangan emas demi menghidupi keluarga mereka.

​Merespons situasi darurat ini, Koops TNI Habema tidak tinggal diam. Sejumlah langkah taktis langsung diambil demi menangani dampak insiden tersebut, termasuk mengerahkan helikopter untuk proses evakuasi dan membantu pengejaran pelaku.

​Kepala Penerangan (Kapen) Koops TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna, mengutuk keras tindakan tidak manusiawi tersebut. Ia menegaskan bahwa kekerasan terhadap warga sipil dengan alasan apa pun sama sekali tidak dapat dibenarkan.

​“Lima orang tersebut bukan aparat keamanan seperti yang dituduhkan kelompok OPM Kodap XVI Yahukimo, melainkan warga sipil yang sedang melakukan aktivitas pendulangan emas di wilayah tersebut,” tegas Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna, Kamis (21/5/2026).

​Beliau juga menambahkan bahwa tindakan pembunuhan ini merupakan pelanggaran hukum berat serta pelanggaran nyata terhadap Hak Asasi Manusia (HAM).

​“Koops TNI Habema mengutuk keras aksi kekerasan dan pembunuhan terhadap warga sipil yang dilakukan kelompok OPM. TNI akan melakukan pengejaran terhadap para pelaku serta terus meningkatkan keamanan di wilayah Yahukimo,” pungkasnya.

Pasca-insiden penyerangan, situasi keamanan di Kabupaten Yahukimo dilaporkan berada dalam status rawan namun tetap terkendali. Aparat keamanan gabungan terus bersiaga untuk mengantisipasi adanya pergerakan susulan dari kelompok bersenjata tersebut.(*)

Berita Terkait

Stok LPG Mimika Aman, Kapolda Papua Tengah: Distribusi Sudah ‘Running Well’
Polisi Jadi Guru: Sentuhan Hangat Polsek Tembagapura Cerdaskan Anak-Anak Pedalaman Papua
Satgas Ops Damai Cartenz Tangkap Wadan Yon HSSBI KKB Kodap XVI Di Yahukimo, Sejumlah Amunisi Dan Senjata Tajam Diamankan
Sat Resnarkoba Polres Mimika Kembali Menangkap Seorang Wanita Dengan BB Sabu Di Jalan Perintis
Tatap Muka Dan Berikan Arahan, Kapolda Rontini Berikan Apresiasi Anggota Polres Mimika
Tekan Angka Kriminalitas, Kapolda Papua Tengah Siapkan Strategi Baru Bersama Polres Mimika
Diduga Lari Dengan Kecepatan, Mini Bus Dutro Terbalik Masuk Parit Di Jalan Irigasi Timika
Serap Aspirasi Dari Mitra Kerja, Anggota Komisi III DPR RI Lakukan Kunjungan Kerja di Polres Mimika

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:54 WIT

Stok LPG Mimika Aman, Kapolda Papua Tengah: Distribusi Sudah ‘Running Well’

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:40 WIT

Polisi Jadi Guru: Sentuhan Hangat Polsek Tembagapura Cerdaskan Anak-Anak Pedalaman Papua

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:35 WIT

Dituduh Intel, 5 Pendulang Emas di Papua Pegunungan Tewas Dieksekusi OPM

Rabu, 20 Mei 2026 - 19:32 WIT

Satgas Ops Damai Cartenz Tangkap Wadan Yon HSSBI KKB Kodap XVI Di Yahukimo, Sejumlah Amunisi Dan Senjata Tajam Diamankan

Rabu, 20 Mei 2026 - 12:45 WIT

Sat Resnarkoba Polres Mimika Kembali Menangkap Seorang Wanita Dengan BB Sabu Di Jalan Perintis

Selasa, 19 Mei 2026 - 18:18 WIT

Tatap Muka Dan Berikan Arahan, Kapolda Rontini Berikan Apresiasi Anggota Polres Mimika

Selasa, 19 Mei 2026 - 18:13 WIT

Tekan Angka Kriminalitas, Kapolda Papua Tengah Siapkan Strategi Baru Bersama Polres Mimika

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:56 WIT

Diduga Lari Dengan Kecepatan, Mini Bus Dutro Terbalik Masuk Parit Di Jalan Irigasi Timika

Berita Terbaru

Tampak Ibu-ibu dan anak-anak mengambil air bersih untuk keperluan memasak Satgas TMMD 

Politik

Ketulusan Warga Dukung Pelaksanaan TMMD Hingga Penutupan

Kamis, 21 Mei 2026 - 20:47 WIT

Dansatgas TMMD Letkol Inf Jozanda saat berjabat tangan dengan masyarakat dan menyampaikan apresiasi serta ucapan terima kasih kepada seluruh masyarakat Kampung Keakwa atas dukungan dan kebersamaan selama pelaksanaan kegiatan berlangsung.

Politik

Dansatgas TMMD Apresiasi Ketulusan Warga Kampung Keakwa

Kamis, 21 Mei 2026 - 20:41 WIT