Timika, mimbarpapua.com — Bukan sekadar berbagi tali asih, kunjungan Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Papua Tengah ke Yayasan Pondok Pesantren dan Panti Asuhan Hidayatush Shibyan di Jalan Serui Mekar, Timika, Rabu (16/9/2026), juga menjadi momentum untuk memohon doa dan memberikan motivasi kepada generasi muda.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian menyambut Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 yang akan diperingati pada 22 September 2026.
Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Papua Tengah, Kombes Pol S. Kunto Hartono, S.I.K., M.T., hadir bersama jajaran Satlantas Polda Papua Tengah. Kehadiran mereka disambut hangat oleh pengurus dan anak-anak asuh di yayasan tersebut.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam kunjungan itu, jajaran Ditlantas menyerahkan tali asih kepada anak-anak asuh. Namun, di balik pemberian tersebut terdapat pesan dan harapan yang ingin disampaikan, baik kepada anak-anak maupun kepada seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan.
Dirlantas Polda Papua Tengah Kombes Pol S. Kunto Hartono mengatakan, salah satu tujuan utama kedatangan mereka adalah memohon doa dari anak-anak dan pengurus yayasan untuk kelancaran serta keselamatan personel dalam menjalankan tugas di lapangan.
“Kita ini ingin meminta doa terkait dengan tugas dan tantangan kita di lapangan. Kita membutuhkan doa sebagai perlindungan untuk kelancaran kita melaksanakan tugas di lapangan,” ujar Kunto.
Menurutnya, selain memohon doa, kegiatan tersebut juga merupakan bentuk kepedulian jajaran Ditlantas kepada sesama.
Ia berharap tali asih yang diberikan dapat memberikan manfaat bagi anak-anak asuh serta menjadi bagian dari upaya mempererat kepedulian antara kepolisian dan masyarakat.
“Ini merupakan salah satu bentuk peduli kasih kita kepada semua sesama kita di sini. Semoga kita semua bisa membawa berkah, membawa doa, membawa visi misi masing-masing, sampai dengan doa dan harapan kita semua bisa tercapai,” lanjutnya.
Kunto juga mengakui bahwa bantuan yang diberikan mungkin tidak seberapa. Namun, ia berharap pemberian tersebut tetap dapat memberikan manfaat dan membawa keberkahan bagi semua pihak.
Tidak hanya memberikan bantuan, jajaran Ditlantas juga menitipkan pesan kepada anak-anak agar tidak berhenti belajar dan terus mempersiapkan diri untuk meraih masa depan.
Kunto berharap anak-anak di Yayasan Hidayatush Shibyan kelak dapat menjadi generasi penerus yang mampu memberikan kontribusi bagi daerah, khususnya Timika.
Pimpinan Yayasan Pondok Pesantren dan Panti Asuhan Hidayatush Shibyan, Ustaz Ali Fauzi, S.Pd.I., menyampaikan apresiasi atas kunjungan jajaran Ditlantas Polda Papua Tengah.
Menurutnya, kehadiran polisi di tengah kesibukan menjalankan tugas merupakan bentuk perhatian yang berarti bagi anak-anak asuh.
“Saya sebagai pimpinan Yayasan Pondok Pesantren dan Panti Asuhan Hidayatush Shibyan merasa bersyukur dan berterima kasih. Di tengah-tengah kesibukan beliau-beliau semua, masih sempat untuk menyambangi anak-anak asuh saya dan memberikan motivasi,” ungkap Ali Fauzi.
Ia berharap motivasi yang diberikan dapat membangkitkan semangat anak-anak untuk terus belajar dan menjadi pribadi yang baik.
Ali Fauzi juga berpesan agar anak-anak tidak hanya mengejar prestasi akademik, tetapi juga tumbuh menjadi pribadi yang saleh dan salehah serta berbakti kepada orang tua, agama, bangsa, dan negara.
“Anak-anak ke depannya masih bisa semangat belajar sesuai dengan yang diucapkan beliau, agar menjadi anak yang saleh dan salehah, anak yang berbakti kepada orang tua, kepada agama, bangsa, dan negara,” ujarnya.
Ia pun menyimpan harapan agar anak-anak asuhnya kelak mampu mengukir prestasi, tidak hanya di Timika, tetapi juga dapat membawa nama baik daerah hingga ke tingkat yang lebih luas.
Menjelang Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71, Ali Fauzi turut menyampaikan doa dan harapan bagi seluruh personel lalu lintas yang menjalankan tugas di lapangan.
Ia berharap para personel senantiasa diberikan keselamatan, keberkahan, dan perlindungan dalam menjalankan tugas sehari-hari.
“Mudah-mudahan selalu mendapat berkah dan selalu diselamatkan oleh Allah SWT sebagai Tuhan kita di dalam menjalankan tugas kesehariannya, yaitu bertugas di lapangan,” ucapnya.
Menurut Ali Fauzi, dukungan kepada kepolisian tidak selalu harus diwujudkan melalui bantuan materi. Doa juga menjadi bentuk dukungan yang dapat diberikan masyarakat kepada personel yang menjalankan tugas di lapangan.
“Beliau-beliau semua yang berada di garda depan, yang di lapangan, kami hanya bisa mendorong melalui doa. Seperti beliau sampaikan tadi, yang terpenting adalah doa,” pungkasnya.
Kunjungan Ditlantas Polda Papua Tengah ke Yayasan Pondok Pesantren dan Panti Asuhan Hidayatush Shibyan menjadi salah satu rangkaian kegiatan menyambut Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71.
Lebih dari sekadar pemberian tali asih, pertemuan tersebut mempertemukan dua harapan: doa dari anak-anak dan pengurus yayasan untuk keselamatan polisi dalam menjalankan tugas, serta pesan dari kepolisian agar generasi muda Timika terus belajar, berprestasi, dan kelak ikut membangun daerahnya.(*)












