Timika, mimbarpapua.com — Suasana di Honai Polsek Tembagapura, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika tampak berbeda dari biasanya. Sebanyak 21 anak dari wilayah Kali Kabur dan Perkampungan Waa Banti berkumpul dengan penuh antusias.
Kehadiran mereka bukan untuk urusan hukum, melainkan untuk menimba ilmu bersama para personel kepolisian setempat.
Dipimpin langsung oleh Kapolsek Tembagapura, Iptu Firman, jajaran kepolisian dari Unit Binmas, Samapta, Provos, hingga Reskrim rela berganti peran menjadi “guru”.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan proses belajar mengajar yang berlangsung dari pukul 09.00 hingga 11.00 WIT ini digelar sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap pendidikan anak-anak di pedalaman Papua.
Dalam kegiatan yang berlangsung selama dua jam tersebut, anak-anak tidak hanya diajarkan materi dasar membaca, menulis, dan berhitung (calistung). Para personel Polsek Tembagapura juga memanfaatkan momen hangat ini untuk menanamkan jiwa nasionalisme sejak dini.
Anak-anak diajak mengenali warna bendera Merah Putih serta menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dengan penuh semangat.
”Kegiatan belajar di Honai Polsek Tembagapura ini merupakan wujud kepedulian Polri terhadap masa depan anak-anak di pedalaman Papua, khususnya yang berada di seputaran Kali Kabur dan Perkampungan Waa Banti,” ujar Iptu Firman.
Iptu Firman menambahkan bahwa aksi ini dipicu oleh keterbatasan aktivitas sekolah formal yang saat ini terjadi di wilayah tersebut.
”Di tengah keterbatasan aktivitas sekolah formal saat ini, kami hadir tidak hanya untuk mengajarkan baca, tulis, hitung, tetapi juga untuk menanamkan rasa cinta tanah air sejak dini,” imbuhnya.
Mengingat kondisi sekolah di Kampung Waa Banti yang belum beroperasi secara maksimal, Polsek Tembagapura bergerak nyata dengan membagikan paket peralatan sekolah lengkap. Anak-anak yang hadir membawa pulang tas, buku tulis, buku gambar, serta berbagai alat tulis baru.
Rona kebahagiaan anak-anak pedalaman ini pun semakin lengkap dengan adanya pembagian nasi kotak dan camilan di akhir sesi kelas. Melalui langkah kecil dari dalam Honai ini, Polri berharap dapat terus menyalakan api semangat belajar generasi muda Papua demi masa depan yang lebih cerah. (*)














