Aktivitas Belajar Mengajar Di Sejumlah Sekolah Di Mimika Terpantau Alami Perubahan, Ini Alasannya!

- Admin

Sabtu, 8 Maret 2025 - 07:23 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana belajar mengajar dalam ruang kelas di SD Yapis Al-Furqon Timika.

Suasana belajar mengajar dalam ruang kelas di SD Yapis Al-Furqon Timika.

Timika, mimbarpapua.com – Aktivitas belajar mengajar di sejumlah sekolah di Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah terpantau mengalami perubahan.

Hal itu terlihat di SMP Negeri 2 Mimika dan SD Yapis Al-Furqon Timika.

Adapun perubahan ini terlihat dari waktu belajar mengajar serta jam masuk dan pulang sekolah dari yang tidak seperti biasanya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ternyata, pihak sekolah memberlakukan perubahan jam belajar mengajar maupun jam masuk dan pulang sekolah kepada selama bulan suci Ramadhan 1446 Hijriah tahun 2025 di Mimika, Papua Tengah.

Namun, perlu diketahui bahwa perubahan ini hanya diberlakukan selama bulan puasa. Selepas itu, akan berlaku normal seperti biasanya setelah Idul Fitri.

Kepala SMPN 2 Mimika, Oktoviana Titahena saat ditemui, Kamis 6 Maret 2025 mengatakan, sebelumnya jam masuk sekolah pada hari biasa yakni pada pukul 07.30 WIT.

Namun, selama Ramadhan ini, kegiatan belajar mengajar dimulai pukul 08.00 WIT.

“Jam pulang (sekolah) juga agak sedikit cepat dari sebelumnya. Biasanya kan pulang pukul 13.30 WIT, sekarang anak-anak pulang pukul 12.30 WIT,” ungkapnya.

Oktoviana melanjutkan, durasi jam pelajaran pun menjadi lebih cepat 10 menit jika dibandingkan hari-hari biasanya.

Jika biasanya lama waktu belajar mengajar 40 menit, kini dikurangi menjadi hanya 30 menit. Namun, ia menyebutkan bahwa semua aktivitas tersebut berlangsung dengan baik dan tidak mengganggu presentase kehadiran.

“Memang yang terjadi perubahan itu hanya waktunya saja. Ya, kita pun turut menghargai siswa-siswi yang sedang berpuasa,” tutupnya.

Sementara itu, Guru Kelas VB, Indah Arfianti, mengatakan, perubahan waktu belajar yang diberlakukan di SD Yapis Al-Furqon Timika disesuaikan dengan surat edaran dari pemerintah.

“Iya ada perubahan karena kan kita sesuaikan dari surat edaran pemerintah toh,” kata Indah saat ditemui wartawan di Ruang Guru SD Yapis Al-Furqon Timika, Jumat (7/3/2025).

Indah menerangkan, mengacu pada surat edaran, proses belajar mengajar di sekolah akan lebih fokus pada kegiatan-kegiatan keagamaan seperti tadarus, pesantren kilat, dan sebagainya.

“Jadi, proses belajar mengajarnya itu berbeda dari hari-hari biasanya,” katanya.

Di SD Yapis Al-Furqon Timika sendiri terdapat 15 kelas dengan total murid sebanyak 420. Dari 15 kelas tersebut diatur pula waktu masuk dan pulang bagi siswa-siswi.

Karena di sekolah tersebut juga menerapkan sistem sekolah pagi dan siang, maka untuk kelas I hingga IV dijadwalkan masuk pagi, sedangkan kelas III dan IV masuk siang.

Untuk kelas yang masuk pagi, sebelumnya masuk pukul 07.15 WIT, kini pukul 07.30 WIT. Sedangkan waktu pulangnya pukul 10.30 WIT dari yang sebelumnya pukul 11.40 WIT.

“Untuk kelas yang masuk siang, kalau sebelumnya mereka masuk pukul 11.00 sampai 15.30 WIT. Kalau sekarang di masa puasa, mereka masuk pukul 10-an sampai 13.00 WIT,” tuturnya.

Selain itu, durasi jam pelajaran juga ikut berubah. Jika biasanya 35 menit, saat ini menjadi 20-an menit untuk satu mata pelajaran.

Indah menyebut, perubahan ini hanya berlaku selama Ramadhan. Selepas itu, semua aktivitas belajar mengajar akan kembali normal.

“Ini cuma sampai liburan nanti. Setelah lebaran, normal kembali. Untuk liburnya, sesuai surat edaran yang baru sih tanggal 21 Maret 2025 sudah libur. Nanti tanggal 9 April 2025, sudah masuk sekolah lagi,” pungkasnya. (Moh).

Berita Terkait

Aksi KNPB Timika Gaungkan Isu Kemanusiaan, Aspirasi Disampaikan Ke DPRK Mimika
Aksi 1 Mei Di Timika Berlangsung Damai, Barisan Merah Putih Papua Serukan Persatuan NKRI
Kampung Kekwa Bersolek, Satgas TMMD Dan Warga Kompak Sambut Tim Wasev
Sentuhan Kemanusiaan TMMD: Prajurit TNI Rawat Warga Sakit Di Tengah Program Pembangunan
Program Apprentice Hospitality: IPN-PTFI Berdayakan Masyarakat Kamoro Jadi Tenaga Profesional Pariwisata  
Buka Lahan Terbengkalai, Satgas TMMD Dan Warga Kampung Kekwa Wujudkan Pertanian Produktif
Brimob Hadir sebagai Sahabat Masyarakat, Dukung Pendidikan dan Sebarkan Nilai Kasih di Kapiraya
Tembus Keterbatasan, TNI Temukan Sumber Air Bersih Untuk Warga Pedalaman Mimika

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 18:18 WIT

Aksi KNPB Timika Gaungkan Isu Kemanusiaan, Aspirasi Disampaikan Ke DPRK Mimika

Kamis, 30 April 2026 - 20:52 WIT

Kampung Kekwa Bersolek, Satgas TMMD Dan Warga Kompak Sambut Tim Wasev

Kamis, 30 April 2026 - 20:46 WIT

Sentuhan Kemanusiaan TMMD: Prajurit TNI Rawat Warga Sakit Di Tengah Program Pembangunan

Selasa, 28 April 2026 - 14:33 WIT

Program Apprentice Hospitality: IPN-PTFI Berdayakan Masyarakat Kamoro Jadi Tenaga Profesional Pariwisata  

Selasa, 28 April 2026 - 10:32 WIT

Buka Lahan Terbengkalai, Satgas TMMD Dan Warga Kampung Kekwa Wujudkan Pertanian Produktif

Selasa, 28 April 2026 - 10:23 WIT

Brimob Hadir sebagai Sahabat Masyarakat, Dukung Pendidikan dan Sebarkan Nilai Kasih di Kapiraya

Selasa, 28 April 2026 - 10:03 WIT

Tembus Keterbatasan, TNI Temukan Sumber Air Bersih Untuk Warga Pedalaman Mimika

Selasa, 28 April 2026 - 08:56 WIT

12 Tahun Mengabdi Di Pesisir Pomako, Sofyan Hadi Dorong Pendidikan Dan Dukung Stabilitas Keamanan Papua

Berita Terbaru

Nampak personil saat mengikuti apel pengamanan. 

Hukrim

Ratusan Aparat Disiagakan, May Day Di Mimika Dijaga Ketat

Jumat, 1 Mei 2026 - 18:12 WIT