Aparat Keamanan Berhasil Bubarkan Salah Satu Kubu Yang Menyerang Pakai Panah

- Admin

Selasa, 6 Januari 2026 - 21:03 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nampak pihak keamanan saat mengeluarkan tembakan gas air mata untuk membubarkan sekelompok warga dari salah satu kubu yang melakukan penyerangan.

Nampak pihak keamanan saat mengeluarkan tembakan gas air mata untuk membubarkan sekelompok warga dari salah satu kubu yang melakukan penyerangan.

Timika, mimbarpapua.com – Pihak keamanan baik dari personel Polres Mimika dan Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Papua Tengah berhasil pukul mundur sekelompok warga dari salah satu kubu yang melakukan penyerangan dengan panah di depan Kantor Distrik Kwamki Narama pada Selasa (06/01/2026).

Pantauan wartawan dilapangan kejadian berawal atau bermula ketika rombongan dari Wakil Bupati Puncak Naftali Akawal dan Plt Sekda, Nenu Tambuni, pemerintah Kabupaten Mimika yang diwakili Kadistrik Kwamki Narama serta keluarga dari jenazah Jori Murib tengah mempersiapkan lokasi untuk dilakukan prosesi kremasi jenazah.

Pada saat sedang melakukan persiapan nampak sekelompok warga dari salah satu kubu tidak terima atau tidak setuju dilakukan prosesi kremasi jenazah dilokasi tersebut sehingga melakukan penyerangan dengan menggunakan panah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Beruntung panah yang dilepaskan saat itu jauh dari rombongan. Atas hal tersebut, pihak keamanan yang saat itu sedang melakukan pengamanan bergerak cepat membubarkan warga tersebut dengan menembakan gas air mata.

Pihak keamanan juga berhasil menyita sejumlah sajam berupa anak panah yang ditinggalkan oleh sekelompok warga dari satu kubu yang kabur saat dibubarkan.

Atas kejadian tersebut membuat Wakil Bupati Puncak Naftali Akawal dan Plt Sekda, Nenu Tambuni terpaksa diamankan keluar dari lokasi tersebut.

Dengan dipukul mundurnya salah satu kubu tersebut situasi kembali kondusif aman, dan untuk lokasi kremasi jenazah akhirnya dialihkan atau dipindahkan.

Perlu diketahui jenazah Jori Murib ini tewas akibat terkena panah pada Minggu 4 Januari 2026. Dan prosesi kremasi jenazah ini terpaksa diambil alih oleh pihak pemerintah, TNI-Polri dan tokoh-tokoh agama, hal ini mengingat karena dari kedua kubu yang bertikai tidak mau menerima jenazah Jori Murib. (*)

Berita Terkait

Ungkap Pabrik Miras Ilegal di Mimika, Polisi Butuh Keberanian Warga
60 Personel Disiagakan, Polres Mimika Pastikan Agenda IFRC 2026 Berjalan Lancar
Polisi Selidiki Kebakaran Rumah Di Jalan Pendidikan, Penyebabnya Belum Diketahui
Masalah Penganiayaan Di Mimika Timur Berujung Pelemparan Mako Polsek
Polisi KP3 Laut Pomako Melakukan Pemusnahan Ribuan Liter Sopi Dan Cap Tikus Hasil Razia
Program Polisi Menyapa Jadi Sarana Edukasi Hukum Polda Papua Kepada Masyarakat
Polres Mimika Gelar Strong Point Pagi, Wakapolres Turun Langsung Atur Lalu Lintas
Pastikan BBM Tepat Sasaran, Bhabinkamtibmas Dan Disperindag Turun Ke SPBU

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:12 WIT

Ungkap Pabrik Miras Ilegal di Mimika, Polisi Butuh Keberanian Warga

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:04 WIT

60 Personel Disiagakan, Polres Mimika Pastikan Agenda IFRC 2026 Berjalan Lancar

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:41 WIT

Polisi Selidiki Kebakaran Rumah Di Jalan Pendidikan, Penyebabnya Belum Diketahui

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:37 WIT

Masalah Penganiayaan Di Mimika Timur Berujung Pelemparan Mako Polsek

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:55 WIT

Polisi KP3 Laut Pomako Melakukan Pemusnahan Ribuan Liter Sopi Dan Cap Tikus Hasil Razia

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:59 WIT

Polres Mimika Gelar Strong Point Pagi, Wakapolres Turun Langsung Atur Lalu Lintas

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:50 WIT

Pastikan BBM Tepat Sasaran, Bhabinkamtibmas Dan Disperindag Turun Ke SPBU

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:07 WIT

Propam Polres Mimika Ingatkan Personel Pentingnya Disiplin Dan Kerapian

Berita Terbaru