Timika,mimbarpapua.com – Unsur pimpinan forkopimda mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk tidak terprovokasi dan tetap menjaga wilayah Mimika yang selalu kondusif.
Penyampaian ini disampaikan pada saat rapat koordinasi (Rakor) forum komunikasi pimpinan daerah bersama tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh perempuan dan tokoh pemuda yang berlangsung di Hotel Cenderawasih 66,Selasa (02/09/2025).
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Bupati Mimika Yohannes Rettob dengan didampingi Wakil Bupati Mimika Emanuel Kemong, juga Kapolres Mimika AKBP Billyandha Hildiario Budiman, Dandim 1710/Mimika Letkol Inf M. Slamet Wijaya dan Ketua DPRK Mimika Primus Natikapareyau.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Bupati Mimika Yohannes Rettob dalam arahannya menyampaikan bahwa hampir semua daerah melakukan unjuk rasa, oleh karena itu untuk Papua dan secara khususnya Mimika harus dijaga tetap kondusif seperti saat ini.
“Kita berkumpul disini itu untuk bagaimana sama-sama kita membuat Mimika tetap aman dan damai. Sehingga Mimika menjadi rumah kita bersama,” ujar Bupati John.
Bupati John juga menyampaikan bahwa tidak boleh ada perbedaan, tidak boleh ada gejolak, tidak boleh ada provokator dan tidak boleh ada provokasi yang muncul.
“Selain itu kita juga jaga terkait dengan sikap perilaku, perkataan-perkataan kita kepada masyarakat, supaya kita membuat masyarakat merasa damai. Tugas kita adalah menjaga Mimika ini dengan damai,”kata Bupati John.
Disampaikan Bupati juga bahwa dalam menyampaikan aspirasi itu tidak ada yang melarang, tetapi yang disampaikan tentunya dengan cara-cara yang damai.
“Tidak boleh seperti daerah lain, karena yang rugi adalah masyarakat kecil. Oleh karena itu saya rasa kita hadir disini untuk hal penting. Mari
kita membuat Mimika ini menjadi aman dan damai. Kita lihat seperti Jakarta atau tempat-tempat lain yang membuat pelayanan pemerintah tidak menjadi jalan.Saya berharap kita tetap kompak di sini, apalagi sudah ada perintah presiden yang buat kado ditindak tegas, “kata Bupati John.
Lanjutnya,”Saya berharap situasi di sana tidak boleh terjadi di Timika. Kita harus jaga demi keamanan bersama, dan ini tugas kita bersama. Jadi saya harap kita semua yang hadir disini agar nanti kembali dari sini bisa sampaikan ke masyarakatnya,”sambung Bupati John.
Sementara itu Wakil Bupati Emanuel Kemong
menambahkan bahwa kalau kita sudah sepakat Mimika menjadi rumah kita maka tugas kita adalah harus merawatnya.
“Mari kita jaga Mimika yang damai, tidak ada guna kita buang-buang waktu untuk hanya mengikuti hal-hal yang tidak menguntungkan. Mari kita bersatu membangun Mimika,”ucapnya.
Kemudian selaku Ketua DPRK Mimika Primus Natikapareyau menyampaikan bahwa jika demo itu nanti ada pihak ketiga yang membuat kekacauan, dan itu akan merugikan kita semua.
“Saya harapkan untuk kita semua yang ada disini jika ada masukan hal yang penting mari kita saling melengkapi untuk sama-sama menjaga dan memajukan Mimika,”ujarnya.
Hal yang tidak jauh beda juga disampaikan oleh Kapolres Mimika dan Dandim 1710/Mimika, yang mana pada intinya TNI dan Polri selalu siap
mengamankan Kabupaten Mimika supaya jangan sampai ada provokator yang berusaha merusak Mimika. (*)









