Warga Sipil Kembali Jadi Korban Penganiayaan KKB Di Yahukimo

- Admin

Rabu, 18 Juni 2025 - 10:54 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Yahukimo, mimbarpapua.com – Seorang warga sipil kembali menjadi korban penganiayaan dengan menggunakan senjata tajam yang diduga dilakukan oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) pimpinan Elkius Kobak. Peristiwa ini terjadi pada Selasa (17/6/2025) sekitar pukul 19.40 WIT, di Jalan Seradala Km 2, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo.

Korban diketahui bernama Ujang Supriyatna (29), seorang wiraswasta asal Banten yang saat ini bertempat tinggal di Yahukimo. Saat ini, korban tengah menjalani perawatan intensif di RSUD Dekai akibat penganiayaan dengan menggunakan senjata tajam di beberapa bagian tubuhnya.

Kejadian ini diketahui bermula saat tetangga korban inisial AK (45) sekira jam 19.40 WIT yang pada saat itu sedang berada di rumah tiba-tiba mendengar teriakan orang minta tolong, pada saat pintu rumahnya dibuka, korban sudah dalam kondisi terluka seraya korban berkata “saya dibacok,tolong bawa ke rumah sakit”. Kemudian saksi AK tersebut memanggil warga untuk membawa korban ke rumah sakit.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., didampingi Wakaops Damai Cartenz, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., membenarkan kejadian tersebut, “Ya benar telah terjadi penganiayaan dengan menggunakan senjata tajam tersebut, korban saat ini telah menjalani perawatan intensif di RSUD Dekai. Saat ini, personel gabungan Operasi Damai Cartenz, personel Polres Yahukimo, Brimobda Polda Papua dan TNI tengah melakukan penyisiran dan pengejaran terhadap pelaku”, Ujar, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani.

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2025, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan mempercayakan penanganan situasi ini kepada aparat keamanan.

“Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap tenang namun tetap waspada. Aparat keamanan menjamin bahwa pengejaran dan penegakan hukum terhadap pelaku akan dilakukan secara tegas”, tegas Kombes Yusuf.

Saat ini, personel gabungan Operasi Damai Cartenz, personel Polres Yahukimo, Brimobda Polda Papua dan TNI telah berhasil mengendalikan situasi dan memastikan kondisi tetap aman, dengan peningkatan kewaspadaan yang terus dilakukan. (Redaksi)

Berita Terkait

Satgas Damai Cartenz Amankan DPO YYS, Pengembangan Jaringan Senjata Dan Amunisi Di Argapura
Motor Masih Menyala, Pria Ditemukan Tak Bernyawa di Dalam Parit
Cegah Tawuran Kembali Terjadi, Polres Mimika Tingkatkan Patroli Dan Pembinaan Pelajar
Polisi Dalami Kasus Pria Ditemukan Tewas Dengan Anak Panah Wayer Menancap Di Dada
Akun Medsos Diduga Provokasi Pelajar, Polres Mimika Tingkatkan Patroli
Belasan Pelajar Diamankan Saat Jam Belajar, Polisi Telusuri Dugaan Keterlibatan Tawuran
Satgas Habema Terlibat Kontak Senjata Di Hitadipa, Empat Anggota Kelompok Bersenjata Tewas
Polres Mimika Pererat Kemitraan Dengan Tokoh Adat, Dukung Pelestarian Budaya Kamoro

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 16:18 WIT

Satgas Damai Cartenz Amankan DPO YYS, Pengembangan Jaringan Senjata Dan Amunisi Di Argapura

Rabu, 30 September 2026 - 13:18 WIT

Motor Masih Menyala, Pria Ditemukan Tak Bernyawa di Dalam Parit

Senin, 28 September 2026 - 13:57 WIT

Cegah Tawuran Kembali Terjadi, Polres Mimika Tingkatkan Patroli Dan Pembinaan Pelajar

Senin, 28 September 2026 - 13:53 WIT

Polisi Dalami Kasus Pria Ditemukan Tewas Dengan Anak Panah Wayer Menancap Di Dada

Senin, 28 September 2026 - 13:48 WIT

Akun Medsos Diduga Provokasi Pelajar, Polres Mimika Tingkatkan Patroli

Jumat, 25 September 2026 - 17:24 WIT

Satgas Habema Terlibat Kontak Senjata Di Hitadipa, Empat Anggota Kelompok Bersenjata Tewas

Jumat, 25 September 2026 - 17:18 WIT

Polres Mimika Pererat Kemitraan Dengan Tokoh Adat, Dukung Pelestarian Budaya Kamoro

Jumat, 25 September 2026 - 17:10 WIT

Sengketa Lahan Masih Berlanjut, PN Timika Turun Langsung Periksa Lokasi Objek Perkara

Berita Terbaru