Satgas ODC Amankan Empat Orang, Dua Orang Teridentifikasi Dalam Kasus Penembakan Pilot Smart Air

- Admin

Selasa, 17 Februari 2026 - 05:56 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Personel Satgas ODC saat melakukan olah TKP kasus penembakan pilot pesawat Smart Air. 

Personel Satgas ODC saat melakukan olah TKP kasus penembakan pilot pesawat Smart Air. 

Timika, mimbarpapua.com – Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa perlindungan masyarakat sipil menjadi prioritas utama dalam setiap langkah operasi.

“Korban dalam rangkaian kekerasan ini adalah warga sipil, mulai dari pilot, sopir, hingga pekerja yang membantu pembangunan sekolah. Negara tidak boleh kalah oleh teror. Kami pastikan penegakan hukum dilakukan secara profesional, terukur, dan berbasis alat bukti,” tegasnya pada Senin (16/02/2026).

Dalam dua hari terakhir, aparat telah mengamankan empat orang. Dua di antaranya dipastikan terlibat dalam sejumlah aksi kekerasan, masing-masing berinisial GW dan EH. Sementara dua lainnya masih dalam proses pemeriksaan dan pendalaman.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menegaskan bahwa langkah penegakan hukum dilakukan secara terintegrasi dengan pendekatan preventif dan preemtif guna menjamin stabilitas keamanan di wilayah terdampak.

“Kami tidak hanya fokus pada pengejaran pelaku, tetapi juga memastikan masyarakat tetap merasa aman dan aktivitas penerbangan perintis bisa berjalan. Pengamanan bandara, penguatan patroli, serta koordinasi lintas satuan terus kami tingkatkan agar ruang gerak kelompok bersenjata semakin terbatas,” ujar Adarma.

Ia juga menekankan bahwa keselamatan warga menjadi orientasi utama setiap tindakan di lapangan.

“Operasi ini mengedepankan perlindungan masyarakat. Setiap langkah dilakukan secara terukur dan profesional, sehingga penegakan hukum berjalan, namun kehidupan warga tetap terlindungi,” tambahnya.

Menanggapi narasi yang menyebut para pelaku sebagai warga sipil biasa, Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T.,menegaskan bahwa setiap penindakan dilakukan berdasarkan alat bukti, keterangan saksi, serta data yang telah diverifikasi.

“Yang kami amankan adalah pihak-pihak yang teridentifikasi berdasarkan bukti. Klaim bahwa mereka warga sipil biasa adalah narasi yang tidak berdasar. Faktanya, korban dari aksi kekerasan ini justru masyarakat sipil,” jelasnya.

Dikatakannya bahwa dari sekitar 20 orang yang diduga terlibat dalam penembakan terhadap awak pesawat perintis Smart Air pada 11 Februari, dua orang telah berhasil diidentifikasi dan saat ini masih dalam proses pendalaman lebih lanjut.

Selain insiden penembakan, disampaikan juga bahwa aparat telah menemukan indikasi perusakan fasilitas publik, termasuk dugaan pembakaran ruang kelas. Di lokasi ditemukan botol berisi sisa bahan bakar dan potongan kayu terbakar, sementara instalasi listrik dalam kondisi tidak aktif.

Upaya pembakaran dua unit ambulans yang merupakan satu-satunya sarana transportasi medis warga juga sempat terjadi, namun berhasil digagalkan setelah warga melakukan negosiasi.

“Kalau sekolah dibakar dan ambulans dirusak, yang terdampak langsung adalah masyarakat. Anak-anak bisa kehilangan hak belajar, pelayanan kesehatan bisa lumpuh. Itu sebabnya pengamanan fasilitas publik menjadi fokus kami,” tambahnya.

Koordinasi dengan unsur TNI di Tanah Merah terus diperkuat, termasuk pengamanan bandara-bandara terpencil yang memiliki fasilitas sangat terbatas dan operasional yang masih bergantung pada genset.

Masalah yang dihadapi nyata kekerasan bersenjata di wilayah terpencil dengan akses terbatas. Respons aparat juga konkret penambahan personel, pengejaran berbasis intelijen, penguatan pengamanan objek vital, serta pendekatan persuasif kepada masyarakat.

Dampak yang diharapkan adalah keberlangsungan penerbangan, perlindungan fasilitas publik, dan pulihnya rasa aman warga.

Disampaikan Kasatgas Humas bahwa para penumpang yang selamat secara sukarela mengumpulkan dana dan menitipkannya kepada perwakilan pilot maskapai Smart Air sebagai bentuk empati dan belasungkawa.

“Solidaritas para penumpang menunjukkan bahwa masyarakat Korowai sangat bergantung pada pesawat. Itu satu-satunya akses masuk. Jalur darat belum ada, dan wilayahnya sangat terpencil,” ujar Yusuf.(*)

Berita Terkait

Polisi Selidiki Kebakaran Rumah Di Jalan Pendidikan, Penyebabnya Belum Diketahui
Masalah Penganiayaan Di Mimika Timur Berujung Pelemparan Mako Polsek
Polisi KP3 Laut Pomako Melakukan Pemusnahan Ribuan Liter Sopi Dan Cap Tikus Hasil Razia
Program Polisi Menyapa Jadi Sarana Edukasi Hukum Polda Papua Kepada Masyarakat
Polres Mimika Gelar Strong Point Pagi, Wakapolres Turun Langsung Atur Lalu Lintas
Pastikan BBM Tepat Sasaran, Bhabinkamtibmas Dan Disperindag Turun Ke SPBU
Propam Polres Mimika Ingatkan Personel Pentingnya Disiplin Dan Kerapian
Saat Jam Belajar, 27 Pelajar Malah Nongkrong, Dan Yang Lain Kedapatan Main Judi Slot

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:41 WIT

Polisi Selidiki Kebakaran Rumah Di Jalan Pendidikan, Penyebabnya Belum Diketahui

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:37 WIT

Masalah Penganiayaan Di Mimika Timur Berujung Pelemparan Mako Polsek

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:55 WIT

Polisi KP3 Laut Pomako Melakukan Pemusnahan Ribuan Liter Sopi Dan Cap Tikus Hasil Razia

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:05 WIT

Program Polisi Menyapa Jadi Sarana Edukasi Hukum Polda Papua Kepada Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:59 WIT

Polres Mimika Gelar Strong Point Pagi, Wakapolres Turun Langsung Atur Lalu Lintas

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:07 WIT

Propam Polres Mimika Ingatkan Personel Pentingnya Disiplin Dan Kerapian

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:02 WIT

Saat Jam Belajar, 27 Pelajar Malah Nongkrong, Dan Yang Lain Kedapatan Main Judi Slot

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:38 WIT

Aktivitas Pendulangan Di Tanggul Barat Ditertibkan, Tujuh Camp Dibongkar

Berita Terbaru