Polisi Dalami Kematian Dua Pelajar Di SP 3, Lima Saksi Sudah Dimintai Keterangan

- Admin

Senin, 31 Agustus 2026 - 20:02 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas kepolisian melakukan olah TKP di lokasi ditemukannya dua pelajar yang meninggal dunia.

Petugas kepolisian melakukan olah TKP di lokasi ditemukannya dua pelajar yang meninggal dunia.

Timika, mimbarpapua.com — Kasus meninggalnya dua pelajar SMK yang ditemukan di sebuah bengkel Ketok Magic di Jalan Yan Tinal, SP 3, Kelurahan Karang Senang, Distrik Kuala Kencana, masih menjadi perhatian kepolisian.

Kedua pelajar tersebut ditemukan meninggal dunia pada Minggu (30/8/2026) pagi. Hingga kini, Satreskrim Polres Mimika masih berupaya mengungkap apa yang sebenarnya terjadi sebelum kedua korban ditemukan tidak bernyawa.

Polisi telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mencari petunjuk yang dapat membantu mengungkap kronologi kejadian.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Satreskrim Polres Mimika, AKP Putut Yudha Pratama, mengatakan hasil pemeriksaan awal di lokasi tidak menunjukkan adanya tanda-tanda perkelahian.

“Tidak ada jejak perkelahian di sana, tapi ada sejumlah barang bukti yang diamankan,” kata Putut saat ditemui seusai apel gabungan di gedung DPRK Mimika, Senin (31/8/2026).

Dari lokasi kejadian, penyidik mengamankan sejumlah barang, termasuk satu unit kunci motor serta beberapa botol dan gelas yang diduga berkaitan dengan aktivitas konsumsi minuman keras.

Barang bukti tersebut kini diamankan dan sedang didalami penyidik. Polisi ingin memastikan aktivitas yang dilakukan kedua korban sebelum akhirnya ditemukan meninggal dunia.

Sejauh ini, lima orang saksi juga telah diperiksa. Keterangan dari para saksi menjadi salah satu dasar bagi penyidik untuk menyusun rangkaian kejadian secara lebih lengkap.

Meski pemeriksaan telah dilakukan, polisi belum menetapkan kesimpulan mengenai motif maupun penyebab pasti kematian kedua pelajar tersebut.

Kemungkinan adanya kaitan dengan konflik antarkelompok yang terjadi di wilayah Distrik Kwamki Narama juga masih dalam tahap pendalaman.

“Kami belum bisa mengambil kesimpulan dan akan terus dilakukan penyelidikan,” tegas Putut.

Polres Mimika masih mengembangkan penyelidikan dengan mengumpulkan keterangan dan barang bukti yang ada. Polisi berharap seluruh fakta yang ditemukan nantinya dapat menjelaskan secara terang kronologi hingga penyebab kematian kedua korban.(*)

Berita Terkait

Satu Jaringan Terbongkar, Tiga Terduga Pengedar Sabu Diamankan Polres Mimika
Upaya Pulangkan 7 Warga Jila, Kapolda Minta Semua Pihak Hindari Konflik
Satgas Damai Cartenz Amankan Tiga Orang Terkait Peredaran Amunisi Ilegal Di Timika
Satgas Damai Cartenz Amankan DPO YYS, Pengembangan Jaringan Senjata Dan Amunisi Di Argapura
Motor Masih Menyala, Pria Ditemukan Tak Bernyawa di Dalam Parit
Cegah Tawuran Kembali Terjadi, Polres Mimika Tingkatkan Patroli Dan Pembinaan Pelajar
Polisi Dalami Kasus Pria Ditemukan Tewas Dengan Anak Panah Wayer Menancap Di Dada
Akun Medsos Diduga Provokasi Pelajar, Polres Mimika Tingkatkan Patroli

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 18:57 WIT

Satu Jaringan Terbongkar, Tiga Terduga Pengedar Sabu Diamankan Polres Mimika

Kamis, 1 Oktober 2026 - 18:52 WIT

Upaya Pulangkan 7 Warga Jila, Kapolda Minta Semua Pihak Hindari Konflik

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:52 WIT

Satgas Damai Cartenz Amankan Tiga Orang Terkait Peredaran Amunisi Ilegal Di Timika

Rabu, 30 September 2026 - 16:18 WIT

Satgas Damai Cartenz Amankan DPO YYS, Pengembangan Jaringan Senjata Dan Amunisi Di Argapura

Rabu, 30 September 2026 - 13:18 WIT

Motor Masih Menyala, Pria Ditemukan Tak Bernyawa di Dalam Parit

Senin, 28 September 2026 - 13:53 WIT

Polisi Dalami Kasus Pria Ditemukan Tewas Dengan Anak Panah Wayer Menancap Di Dada

Senin, 28 September 2026 - 13:48 WIT

Akun Medsos Diduga Provokasi Pelajar, Polres Mimika Tingkatkan Patroli

Senin, 28 September 2026 - 13:43 WIT

Belasan Pelajar Diamankan Saat Jam Belajar, Polisi Telusuri Dugaan Keterlibatan Tawuran

Berita Terbaru