Olah TKP, Tiga Bekas Tembakan Ditemukan Di Mobil Korban Penembakan FBLB

- Admin

Senin, 10 Agustus 2026 - 13:35 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pihak kepolisian saat melakukan olah TKP pascapenembakan terhadap dua warga di sekitar pintu masuk FBLB.

Pihak kepolisian saat melakukan olah TKP pascapenembakan terhadap dua warga di sekitar pintu masuk FBLB.

Timika, mimbarpapua.com – Polisi menemukan tiga bekas tembakan pada mobil yang digunakan dua warga saat menjadi korban penembakan di sekitar pintu masuk utama Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB), Kampung Walesi, Distrik Walesi, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, Sabtu (8/8/2026).

Selain bekas tembakan, petugas juga menemukan sejumlah serpihan proyektil dan selongsong peluru di sekitar lokasi kejadian.

Kasus tersebut kini masih dalam penyelidikan Sat Reskrim Polres Jayawijaya bersama Satgas Operasi Damai Cartenz-2026.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026 Kombes Pol Yusuf Sutejo mengatakan, hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) menjadi bagian penting untuk mengungkap penembakan yang melukai dua warga sipil tersebut.

“Dari hasil olah TKP, kami telah mengamankan sejumlah barang bukti dan memperoleh petunjuk yang berkaitan dengan peristiwa tersebut,” kata Yusuf.

Penembakan terjadi sekitar pukul 12.45 WIT. Saat itu, dua warga berinisial LMO (43) dan S (50) berada di dalam kendaraan Mitsubishi Triton bernomor polisi PA 8418 Z untuk mengantarkan makanan ke lokasi festival.

Keduanya mengalami luka setelah kendaraan yang ditumpangi ditembaki dari arah samping.

Setelah kejadian, korban dan saksi mencari perlindungan. Personel TNI-Polri yang berada di sekitar lokasi kemudian mengamankan area dan mengevakuasi warga serta pengunjung festival ke tempat yang dinilai lebih aman.

Termasuk di antaranya sejumlah warga negara asing yang dievakuasi menuju Kantor Bupati Jayawijaya.

Kedua korban selanjutnya dibawa ke RSUD Wamena untuk mendapatkan perawatan. Hingga informasi terakhir, keduanya masih dalam kondisi sadar.

Setelah kondisi di sekitar lokasi terkendali, petugas melakukan olah TKP dengan memeriksa lokasi penembakan, posisi kendaraan, serta berbagai barang yang berkaitan dengan kejadian.

Dari pemeriksaan terhadap kendaraan korban, ditemukan tiga bekas tembakan.

Dua bekas tembakan berada pada bagian pintu pengemudi, sementara satu lainnya terdapat pada bagian depan kendaraan atau kap mesin.

Petugas juga menemukan empat serpihan proyektil pada kendaraan tersebut.

Tidak hanya itu, dari sekitar lokasi kejadian polisi mengamankan delapan selongsong PIN kaliber 5,56 milimeter, satu lembar jaket, dan satu proyektil GLM.

Seluruh barang bukti kemudian didokumentasikan dan diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Menurut Yusuf, barang bukti tersebut akan dianalisis bersama keterangan korban dan saksi untuk mengetahui rangkaian kejadian serta mengidentifikasi pihak yang diduga bertanggung jawab.

Selain mengidentifikasi jenis dan sumber barang bukti, penyidik juga masih mendalami informasi mengenai pihak yang diduga terlibat dalam penembakan.

Berdasarkan hasil pendalaman awal, polisi menduga aksi tersebut dilakukan oleh kelompok bersenjata yang disebut sebagai KKB Kodap III Ndugama-Derakma pimpinan Egianus Kogoya.

Polisi juga mendalami dugaan keterlibatan dua orang berinisial EG dan PN yang disebut merupakan anggota kelompok tersebut.

Namun, polisi belum menyimpulkan keterlibatan kedua orang tersebut. Identitas, peran, dan keterlibatan EG dan PN masih harus dipastikan melalui alat bukti, keterangan saksi, hasil olah TKP, serta informasi yang dikembangkan penyidik.

Kepala Operasi Damai Cartenz-2026 Irjen Pol Faizal Ramadhani menegaskan, penyelidikan masih terus dilakukan untuk memastikan pihak yang bertanggung jawab atas penembakan tersebut.

“Setiap petunjuk yang diperoleh akan terus dikembangkan untuk memastikan pihak yang bertanggung jawab. Kami masih melakukan penyelidikan untuk memastikan identitas, peran, dan keterlibatan pihak-pihak yang diduga terlibat,” ujar Faizal.

Ia mengatakan proses penanganan perkara dilakukan secara profesional, terukur dan proporsional serta tetap mengacu pada ketentuan hukum yang berlaku.

Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026 Kombes Pol Adarma Sinaga mengatakan, personel gabungan masih melakukan pemantauan sekaligus pencarian terhadap pihak yang diduga berkaitan dengan kasus tersebut.

“Upaya pencarian dan pengejaran terus dilakukan dengan memperhatikan kondisi keamanan di lapangan. Kami juga berkoordinasi dengan jajaran terkait untuk memastikan situasi tetap kondusif dan masyarakat di sekitar lokasi tetap terlindungi,” kata Adarma.

Hingga kini, penyidik masih memeriksa keterangan korban dan saksi serta menganalisis barang bukti yang telah dikumpulkan dari lokasi kejadian.

Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 mengimbau masyarakat di Walesi dan wilayah Kabupaten Jayawijaya tidak mudah mempercayai maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

Masyarakat yang mengetahui informasi terkait penembakan tersebut diminta menyampaikannya kepada petugas dan tidak melakukan tindakan sendiri.(*)

Berita Terkait

Polisi Selidiki Kebakaran Rumah Di Jalan Pendidikan, Penyebabnya Belum Diketahui
Masalah Penganiayaan Di Mimika Timur Berujung Pelemparan Mako Polsek
Polisi KP3 Laut Pomako Melakukan Pemusnahan Ribuan Liter Sopi Dan Cap Tikus Hasil Razia
Program Polisi Menyapa Jadi Sarana Edukasi Hukum Polda Papua Kepada Masyarakat
Polres Mimika Gelar Strong Point Pagi, Wakapolres Turun Langsung Atur Lalu Lintas
Pastikan BBM Tepat Sasaran, Bhabinkamtibmas Dan Disperindag Turun Ke SPBU
Propam Polres Mimika Ingatkan Personel Pentingnya Disiplin Dan Kerapian
Saat Jam Belajar, 27 Pelajar Malah Nongkrong, Dan Yang Lain Kedapatan Main Judi Slot

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:41 WIT

Polisi Selidiki Kebakaran Rumah Di Jalan Pendidikan, Penyebabnya Belum Diketahui

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:37 WIT

Masalah Penganiayaan Di Mimika Timur Berujung Pelemparan Mako Polsek

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:55 WIT

Polisi KP3 Laut Pomako Melakukan Pemusnahan Ribuan Liter Sopi Dan Cap Tikus Hasil Razia

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:05 WIT

Program Polisi Menyapa Jadi Sarana Edukasi Hukum Polda Papua Kepada Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:59 WIT

Polres Mimika Gelar Strong Point Pagi, Wakapolres Turun Langsung Atur Lalu Lintas

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:07 WIT

Propam Polres Mimika Ingatkan Personel Pentingnya Disiplin Dan Kerapian

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:02 WIT

Saat Jam Belajar, 27 Pelajar Malah Nongkrong, Dan Yang Lain Kedapatan Main Judi Slot

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:38 WIT

Aktivitas Pendulangan Di Tanggul Barat Ditertibkan, Tujuh Camp Dibongkar

Berita Terbaru