Timika, mimbarpapua.com – Sebanyak empat warga mengalami luka-luka akibat penyerangan menggunakan panah oleh sekelompok orang tak dikenal (OTK) di Jalan Jile Jale, Kelurahan Tunas Matoa, Distrik Kwamki Narama, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Jumat (9/10/2026) malam.
Keempat korban masing-masing berinisial LW, NK, PW, dan AY. Mereka terkena panah saat sedang duduk bersama menikmati kopi di depan rumah setelah mengikuti ibadah keluarga di Kompleks 3, Jalan Jile Jale.
Kapolsek Kwamki Narama, Iptu Yusak Sawaki, saat dikonfirmasi pada Sabtu (10/10/2026), menjelaskan bahwa penyerangan terjadi sesaat setelah warga selesai melaksanakan ibadah keluarga.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Berdasarkan keterangan korban dan saksi, peristiwa bermula ketika warga berkumpul di depan rumah sambil menikmati kopi. Tiba-tiba, sekitar lima orang tak dikenal datang dari arah bawah jembatan dan langsung melepaskan panah ke arah warga.
Salah satu korban, AY, mengaku tidak mengetahui penyebab penyerangan tersebut. Saat kejadian, dirinya bersama keluarga dan tiga korban lainnya sedang duduk santai setelah selesai beribadah.
AY menduga para pelaku berasal dari wilayah Kwamki Lama. Namun, dugaan tersebut belum dapat dipastikan dan masih perlu dibuktikan melalui penyelidikan kepolisian.
Sementara itu, saksi MY mengatakan bahwa sekitar pukul 18.00 WIT, dirinya melihat sekelompok orang datang dari arah SP3, tepatnya dari kawasan kuburan yang gelap. Kelompok tersebut kemudian melakukan penyerangan dengan menggunakan panah ke arah warga yang sedang duduk menikmati kopi.
Serangan yang terjadi secara tiba-tiba itu membuat warga panik dan berhamburan menyelamatkan diri ke dalam rumah. Dalam insiden tersebut, empat orang dilaporkan terkena panah hingga mengalami luka-luka.
Menindaklanjuti kejadian itu, aparat kepolisian merespons dengan mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan penanganan awal.
Hingga berita ini ditulis, identitas para pelaku dan motif penyerangan masih belum diketahui secara pasti. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pihak-pihak yang terlibat serta mengetahui penyebab terjadinya insiden tersebut.
Aparat kepolisian juga terus berupaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Distrik Kwamki Narama agar tetap kondusif.(*)












