Kendaraan Dibakar, Pengemudi Lajuran Ditemukan Meninggal Di Sekitar Danau Habema

- Admin

Rabu, 16 September 2026 - 15:04 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nampak mobil korban ditemukan dalam kondisi terbakar. 

Nampak mobil korban ditemukan dalam kondisi terbakar. 

Jayawijaya, mimbarpapua.com – Seorang pengemudi kendaraan lajuran, Aris Sanda alias Bapak Tasya, ditemukan meninggal dunia setelah kendaraan yang dikemudikannya dibakar di sekitar kawasan Danau Habema, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, Selasa (15/9/2026) kemarin.

Kejadian tersebut berlangsung sekitar pukul 06.00 WIT di kawasan pertigaan Danau Habema, Gunung Boy, Distrik Trikora, pada jalur yang menghubungkan Wamena dengan Mbua.

Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf. M. Wirya Arthadiguna, mengatakan berdasarkan informasi awal, rombongan kendaraan lajuran yang melintas di kawasan tersebut dihentikan oleh sekelompok orang bersenjata.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Para pengemudi dan penumpang kemudian diperiksa oleh kelompok tersebut. Setelah pemeriksaan, para penumpang diperintahkan untuk kembali menuju Wamena.

Sementara itu, Aris Sanda disebut dibawa oleh kelompok tersebut menuju arah kawasan Danau Habema.

Mendapat laporan mengenai kejadian tersebut, Koops TNI Habema kemudian melakukan pencarian dan penyisiran di sekitar lokasi.

“Menindaklanjuti laporan tersebut, Koops TNI Habema melaksanakan pencarian dan penyisiran di sekitar lokasi kejadian,” kata Wirya dalam keterangan pers, Rabu (16/9/2026).

Dalam penyisiran, tim menemukan satu unit kendaraan dalam kondisi terbakar. Tidak jauh dari lokasi tersebut, ditemukan pula jenazah Aris Sanda yang merupakan pengemudi kendaraan tersebut.

Proses evakuasi jenazah dilakukan sesuai prosedur dengan tetap mempertimbangkan faktor keamanan personel dan kondisi situasi di lapangan.

Aris diketahui selama ini bekerja sebagai pengemudi kendaraan lajuran yang melayani transportasi masyarakat serta mengangkut kebutuhan logistik dari Wamena menuju wilayah pedalaman, termasuk Mbua.

“Korban sedang bekerja membawa logistik dan melayani transportasi masyarakat menuju pedalaman. Orang-orang yang bekerja membantu kehidupan masyarakat seharusnya dapat menjalankan tugasnya dengan aman dan tidak menjadi korban kekerasan,” ujar Wirya.

Sementara itu, Koops TNI Habema masih melakukan pendalaman untuk memastikan kronologi lengkap kejadian tersebut. Sejumlah keterangan dari saksi dikumpulkan dan koordinasi dengan unsur terkait terus dilakukan.

Koops TNI Habema menyebut kelompok bersenjata OPM Kodap III Ndugama diduga terlibat dalam insiden tersebut. Namun, pihaknya menegaskan informasi mengenai kronologi kejadian dan pihak yang bertanggung jawab masih dalam proses pendalaman dan verifikasi.

Aparat juga menyatakan akan melakukan penanganan terhadap kelompok bersenjata yang diduga terlibat, termasuk upaya pengejaran serta mendukung proses penegakan hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

Koops TNI Habema menyampaikan belasungkawa dan keprihatinan kepada keluarga korban.

Perkembangan terkait proses evakuasi jenazah, situasi keamanan di wilayah tersebut, serta hasil pendalaman lebih lanjut akan disampaikan setelah informasi yang diperoleh di lapangan terverifikasi.(*)

Berita Terkait

Propam Polres Mimika Ingatkan Personel Pentingnya Disiplin Dan Kerapian
Saat Jam Belajar, 27 Pelajar Malah Nongkrong, Dan Yang Lain Kedapatan Main Judi Slot
Aktivitas Pendulangan Di Tanggul Barat Ditertibkan, Tujuh Camp Dibongkar
Pastikan Kamtibmas Kondusif, Personel Gabungan Lakukan Patroli Skala Besar
Polres Mimika Wanti-Wanti Bahaya Petasan Rakitan, Orang Tua Diminta Lebih Awasi Anak
Kapolda Papua Tengah Turun Atur Lalu Lintas, Lanjut Ingatkan Pelajar Nabire Jauhi Narkoba Dan Bullying
Cegah Tawuran Berbahaya, Polisi Sita Sejumlah Meriam Spirtus Di Nawaripi
Seorang Anak Terkena Panah Usai Pulang Mencari Ikan, Polisi Lakukan Penyelidikan

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:07 WIT

Propam Polres Mimika Ingatkan Personel Pentingnya Disiplin Dan Kerapian

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:02 WIT

Saat Jam Belajar, 27 Pelajar Malah Nongkrong, Dan Yang Lain Kedapatan Main Judi Slot

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:38 WIT

Aktivitas Pendulangan Di Tanggul Barat Ditertibkan, Tujuh Camp Dibongkar

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:52 WIT

Pastikan Kamtibmas Kondusif, Personel Gabungan Lakukan Patroli Skala Besar

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:37 WIT

Kapolda Papua Tengah Turun Atur Lalu Lintas, Lanjut Ingatkan Pelajar Nabire Jauhi Narkoba Dan Bullying

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:25 WIT

Cegah Tawuran Berbahaya, Polisi Sita Sejumlah Meriam Spirtus Di Nawaripi

Minggu, 18 Oktober 2026 - 16:38 WIT

Seorang Anak Terkena Panah Usai Pulang Mencari Ikan, Polisi Lakukan Penyelidikan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 16:34 WIT

Gotong Royong Warga Sempan, Pos PEKA Hadir Jadi Garda Keamanan Lingkungan

Berita Terbaru