Kapolres Mimika Luruskan Laporan Benda Mirip Peluru, Ternyata Hanya Mainan

- Admin

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:51 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Mimika, AKBP Alredo A. Rumbiak. 

Kapolres Mimika, AKBP Alredo A. Rumbiak. 

Timika, mimbarpapua.com – Kapolres Mimika, AKBP Alredo A. Rumbiak, meluruskan laporan warga terkait keberadaan benda menyerupai peluru yang sempat menimbulkan kecurigaan. Setelah dilakukan pengecekan oleh pihak kepolisian, benda tersebut dipastikan hanya mainan berbentuk selongsong peluru yang dirangkai menjadi kalung, bukan amunisi asli.

Laporan itu bermula ketika seorang pria sedang duduk sambil minum bersama rekannya. Saat itu, pria tersebut mengeluarkan benda menyerupai selongsong peluru yang dijadikan aksesori kalung. Melihat benda tersebut, rekannya menduga pria itu memiliki peluru asli, terlebih di tengah ramainya pemberitaan mengenai pengungkapan kasus terkait peluru.

“Ketika dia sedang duduk-duduk minum, dia mengeluarkan mainan-mainan yang berupa seperti peluru, itu selongsongnya saja, yang mana itu berbentuk kalung. Jadi temannya kira dia ini punya peluru. Sedangkan kemarin kan lagi viral masalah pengungkapan terkait peluru. Akhirnya mereka melaporkan orang ini kepada kami,” ujar AKBP Alredo, Jumat (9/10/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menindaklanjuti laporan tersebut, polisi segera melakukan pengecekan untuk memastikan kebenaran informasi yang diterima. Dari hasil pemeriksaan, diketahui bahwa benda yang dilaporkan merupakan mainan berbentuk peluru yang digunakan sebagai aksesori kalung.

“Setelah kami respon, memang betul dia punya mainan-mainan peluru. Bukan peluru, tapi mainan peluru, yang berbentuk kalung,” jelasnya.

Saat dikonfirmasi wartawan mengenai apakah benda tersebut turut diamankan, Kapolres Mimika menjelaskan bahwa benda itu hanya berupa mainan dan bukan peluru asli.

Ia juga menyampaikan bahwa benda imitasi menyerupai peluru dapat digunakan sebagai hiasan, termasuk untuk dekorasi rumah.

“Tidak diamankan, itu kan cuma mainan-mainan saja. Sekarang juga banyak hiasan di rumah berbentuk peluru besar. Tapi itu bukan barang asli, hanya imitasi saja,” tegasnya.

Kapolres Mimika memastikan bahwa laporan tersebut berawal dari kesalahpahaman terhadap benda imitasi yang sekilas menyerupai peluru asli. Hasil pengecekan polisi pun memperjelas bahwa benda yang dimaksud merupakan aksesori kalung, bukan amunisi sungguhan.

Masyarakat diharapkan tetap cermat dalam menyikapi informasi dan memastikan kebenaran suatu benda sebelum menarik kesimpulan, sehingga tidak terjadi kesalahpahaman di tengah lingkungan sekitar.(*)

Berita Terkait

Respons Cepat Banjir Di Jayapura, Polda Papua Kerahkan Personel Samapta
Polres Mimika Buka Jalan Bagi Pelajar Berprestasi, Beasiswa Penuh Menanti Di SMA Kemala Taruna Bhayangkara
Misteri Kematian Pria Di Kamar Hotel Timika, Polisi Lakukan Pendalaman
Lima OTK Diduga Serang Warga , Empat Orang Terluka
Kebakaran Kembali Terjadi Di Rumah Warga Dekat Sekolah Kalam Kudus, Warga Lakukan Pemadaman Manual
Sempat Diamankan, Dua Terduga Pencurian Kabel Dipulangkan
Operasi Pekat Noken 2026, Polda Papua Tengah Fokus Tekan Kejahatan Dan Penyakit Masyarakat
Berkas Kasus Pembunuhan NYR Diperiksa Jaksa, Penyidik Bersiap Tahap II

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 18:38 WIT

Respons Cepat Banjir Di Jayapura, Polda Papua Kerahkan Personel Samapta

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 18:33 WIT

Polres Mimika Buka Jalan Bagi Pelajar Berprestasi, Beasiswa Penuh Menanti Di SMA Kemala Taruna Bhayangkara

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 18:27 WIT

Misteri Kematian Pria Di Kamar Hotel Timika, Polisi Lakukan Pendalaman

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 18:23 WIT

Lima OTK Diduga Serang Warga , Empat Orang Terluka

Jumat, 9 Oktober 2026 - 23:11 WIT

Kebakaran Kembali Terjadi Di Rumah Warga Dekat Sekolah Kalam Kudus, Warga Lakukan Pemadaman Manual

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:51 WIT

Kapolres Mimika Luruskan Laporan Benda Mirip Peluru, Ternyata Hanya Mainan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:37 WIT

Operasi Pekat Noken 2026, Polda Papua Tengah Fokus Tekan Kejahatan Dan Penyakit Masyarakat

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:49 WIT

Berkas Kasus Pembunuhan NYR Diperiksa Jaksa, Penyidik Bersiap Tahap II

Berita Terbaru

Nampak korban saat mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit. 

Hukrim

Lima OTK Diduga Serang Warga , Empat Orang Terluka

Sabtu, 10 Okt 2026 - 18:23 WIT