Timika, mimbarpapua.com – Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol. Jermias Rontini, S.I.K., M.Si., turun langsung menyambangi tiga Pos Peduli Keamanan (Pos Peka) di Distrik Mimika Baru, Kabupaten Mimika, Selasa (27/10/2026) malam.
Kunjungan tersebut menjadi upaya memperkuat sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Dalam kunjungan itu, Kapolda didampingi Kapolres Mimika AKBP Alfredo Agustinus Rumbiak, S.I.K., M.Tr.Mil., M.Han., Wakapolres Mimika Kompol J. Limbong, S.H., serta sejumlah pejabat utama Polres Mimika.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Tiga lokasi yang dikunjungi yakni Pos Peka Merah Putih RT 008 di Jalan Megantara Yapia Dingonarama, Pos Peka B.B.S. di Kelurahan Kebun Sirih, dan Pos Peka Haard RT 08 di Timika Indah.
Kehadiran Kapolda di tengah masyarakat tidak hanya untuk melihat langsung aktivitas pengamanan lingkungan, tetapi juga mendengarkan aspirasi serta kebutuhan warga dalam mendukung kegiatan penjagaan keamanan secara mandiri.
Saat mengunjungi Pos Peka Merah Putih, Kapolda disambut Ketua RT 008 bersama warga setempat. Ia mengapresiasi inisiatif masyarakat yang secara sukarela mengambil bagian dalam menjaga keamanan di lingkungan tempat tinggal mereka.
Kapolda menegaskan, terciptanya situasi yang aman dan kondusif membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, kepolisian tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan dan kepedulian warga.
“Polisi perlu bantuan masyarakat untuk menjaga keamanan. Polisi tidak akan mampu menciptakan situasi yang kondusif jika tidak ada bantuan dari masyarakat. Keamanan ini dari kita, untuk kita,” tegasnya.
Ia juga mendorong agar Pos Peka dikembangkan di setiap RT sebagai langkah memperluas pengamanan berbasis masyarakat. Untuk mendukung rencana tersebut, pihak kepolisian akan berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Mimika agar pembangunan dan pengembangan Pos Peka mendapat dukungan yang memadai.
Dalam kesempatan itu, Ketua RT 008 menyatakan kesediaannya menghibahkan tanah secara gratis untuk pembangunan Pos Peka. Warga juga mengusulkan pengadaan alat komunikasi berupa handy talky (HT) guna mempercepat koordinasi antarpos dan mempermudah komunikasi dengan pihak kepolisian.
Kunjungan kemudian berlanjut ke Pos Peka B.B.S. di Kelurahan Kebun Sirih. Di lokasi tersebut, Kapolda kembali mengapresiasi kepedulian warga yang berinisiatif menjaga keamanan lingkungan, terutama melalui kegiatan ronda malam.
Warga menyampaikan sejumlah kebutuhan untuk menunjang aktivitas penjagaan, di antaranya HT, senter, borgol, dan fasilitas pendukung lainnya. Menanggapi aspirasi itu, Kapolda menyatakan akan membantu mengoordinasikan kebutuhan pengembangan Pos Peka dengan Pemerintah Kabupaten Mimika.
Sementara itu, kebutuhan senter untuk mendukung kegiatan ronda malam akan dibantu oleh Kapolda bersama Kapolres Mimika.
Rombongan selanjutnya mendatangi Pos Peka Haard RT 08 di Timika Indah. Dalam pertemuan bersama warga, Kapolda kembali menekankan pentingnya kerja sama antara kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang aman, tertib, serta kondusif.
Warga Pos Peka Haard turut menyampaikan sejumlah usulan, meliputi perbaikan pos, penambahan tiga unit HT WLAN, serta pembangunan polisi tidur di sekitar lokasi. Usulan pembangunan polisi tidur tersebut disampaikan karena masih adanya pengendara yang melintas dengan kecepatan tinggi sehingga berpotensi membahayakan keselamatan warga.
Selain menyerap aspirasi masyarakat, Kapolda Papua Tengah bersama Kapolres Mimika juga menyerahkan bantuan sembako dalam rangkaian kunjungan ke ketiga Pos Peka. Bantuan tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap masyarakat yang berpartisipasi dalam menjaga keamanan lingkungan.
Kunjungan langsung ini sekaligus menjadi sarana mempererat komunikasi antara kepolisian dan masyarakat. Melalui dialog bersama warga, kebutuhan di lapangan dapat diketahui sehingga upaya penguatan keamanan lingkungan bisa disesuaikan dengan kondisi masing-masing wilayah.
Keberadaan Pos Peka diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk lebih peduli terhadap keamanan di sekitarnya. Dengan komunikasi yang baik, koordinasi yang cepat, serta semangat gotong royong, potensi gangguan kamtibmas diharapkan dapat dicegah sejak dini.
Sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat pun menjadi bagian penting dalam mewujudkan Kabupaten Mimika yang aman dan kondusif bagi seluruh warga.(*)












