Kabut Asap Bikin Perahu Kehilangan Arah, Tuju Penumpang Berlindung Di Bangkai Kapal LCT

- Admin

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:22 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nampak personil Sat Polairud Polres Mimika bersama SAR Timika berhasil temukan penumpang long boat. 

Nampak personil Sat Polairud Polres Mimika bersama SAR Timika berhasil temukan penumpang long boat. 

Timika, mimbarpapua.com – Kabut asap yang menghalangi jarak pandang membuat sebuah perahu long boat yang bertolak dari Sumapro menuju Timika kehilangan arah di perairan Puriri, Kabupaten Mimika, Papua Tengah.

Dalam situasi tersebut, tujuh orang penumpang, termasuk seorang bayi berusia sekitar enam bulan, terpaksa berlindung di bangkai kapal Landing Craft Tank (LCT) sembari menunggu pertolongan.

Beruntung, seluruh penumpang berhasil ditemukan dan dievakuasi dalam kondisi selamat setelah keluarga salah satu penumpang melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwenang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kasat Polairud Polres Mimika, Iptu Kristianus Psakor, S.H., mengatakan pihaknya menerima informasi kejadian itu sekitar pukul 12.00 WIT. Menindaklanjuti laporan tersebut, Sat Polairud Polres Mimika langsung berkoordinasi dengan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) untuk melakukan upaya pencarian dan evakuasi.

“Informasi baru kami terima sekitar pukul 12.00 WIT. Kami sudah berkoordinasi dengan Basarnas dan mengambil langkah-langkah bersama tim SAR untuk merespons laporan dari salah satu keluarga penumpang,” ujar Kristianus.

Ia menjelaskan, para penumpang mengalami kesulitan menentukan arah perjalanan menuju Timika akibat kabut asap yang menghalangi pandangan. Kondisi tersebut membuat mereka tidak dapat memastikan arah pelayaran sehingga memilih mencari tempat berlindung sementara.

Para penumpang kemudian berlindung di bangkai kapal LCT yang dilaporkan tenggelam sekitar dua hingga tiga minggu sebelumnya. Bangkai kapal yang masih terlihat di permukaan air itu dimanfaatkan sebagai tempat bertahan sembari menunggu bantuan.

“Lokasi mereka kehilangan arah tepatnya di wilayah Puriri. Karena terhalang kabut asap dan tidak bisa memastikan arah menuju Timika, mereka akhirnya berlindung di bangkai kapal LCT yang tenggelam sekitar dua sampai tiga minggu lalu,” jelasnya.

Menurut Kristianus, para penumpang sempat berkomunikasi dengan keluarga mereka untuk meminta bantuan. Keluarga yang berada di Timika kemudian menyampaikan informasi tersebut kepada Basarnas, yang selanjutnya berkoordinasi dengan Sat Polairud Polres Mimika.

Dalam proses penanganan, sebuah perahu nelayan turut membantu mengarahkan perahu tersebut menuju Timika. Tim kemudian bertemu dengan para penumpang di tengah perjalanan sebelum membawa mereka ke Dermaga Pomako.

“Kurang lebih ada tujuh orang di dalam perahu tersebut, termasuk seorang bayi berusia sekitar lima sampai enam bulan. Seluruhnya dalam kondisi baik dan sudah kami evakuasi ke Dermaga Pomako, kemudian bertemu kembali dengan keluarga mereka di Timika,” ungkap Kristianus.

Keberhasilan evakuasi ini merupakan hasil koordinasi antara keluarga penumpang, Basarnas, Sat Polairud Polres Mimika, serta bantuan nelayan setempat.

Peristiwa tersebut menjadi pengingat bagi masyarakat yang menggunakan transportasi laut agar selalu memperhatikan kondisi cuaca dan jarak pandang sebelum melakukan perjalanan. (*)

Berita Terkait

Mile 72 Tembagapura Mulai Kondusif, Petugas Pastikan Tak Ada Api Susulan
Api Muncul Dari Tumpukan Sampah TPA Iwaka, Penyebab Masih Tanda Tanya
Semalaman Bertahan Di Laut, Enam Korban Kapal Tenggelam Dievakuasi Ke Pomako
Satlantas Polres Mimika Ingatkan Bahaya Lawan Arus Saat Kabut Asap
239 Kecelakaan Di Mimika, Kelalaian Pengendara Jadi Sorotan
Cegah Kecelakaan Akibat Kabut Asap, Polres Mimika Minta Pengendara Kurangi Kecepatan
Dua Terduga Kasus Pembunuhan Di Dekai Ditindak, Satu Tewas Dan Satu Luka-Luka
Kabut Asap Makin Mengkhawatirkan, Warga Timika Tak Luput Dari Paparan

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:55 WIT

Mile 72 Tembagapura Mulai Kondusif, Petugas Pastikan Tak Ada Api Susulan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:50 WIT

Api Muncul Dari Tumpukan Sampah TPA Iwaka, Penyebab Masih Tanda Tanya

Kamis, 15 Oktober 2026 - 08:08 WIT

Semalaman Bertahan Di Laut, Enam Korban Kapal Tenggelam Dievakuasi Ke Pomako

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:35 WIT

Satlantas Polres Mimika Ingatkan Bahaya Lawan Arus Saat Kabut Asap

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:31 WIT

239 Kecelakaan Di Mimika, Kelalaian Pengendara Jadi Sorotan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:55 WIT

Cegah Kecelakaan Akibat Kabut Asap, Polres Mimika Minta Pengendara Kurangi Kecepatan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 17:30 WIT

Dua Terduga Kasus Pembunuhan Di Dekai Ditindak, Satu Tewas Dan Satu Luka-Luka

Selasa, 13 Oktober 2026 - 07:52 WIT

Kabut Asap Makin Mengkhawatirkan, Warga Timika Tak Luput Dari Paparan

Berita Terbaru