Berusaha Kabur Saat Ditangkap, Satu Anggota KKB Terpaksa Dilumpuhkan 

- Admin

Selasa, 21 April 2026 - 15:08 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

OE, saat mendapatkan perawatan medis

OE, saat mendapatkan perawatan medis

Puncak Jaya, mimbarpapua.com – Personel Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 sektor Puncak Jaya berhasil melumpuhkan satu anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), berinisial OE alias ME di Kampung Wuyukwi pada Senin kemarin (20/4/2026).

Melalui keterangan yang diberikan kepada awak media Selasa (21/04/2026), OE diketahui masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) berdasarkan Surat Nomor: DPO/S-34/04/IV/2024/Reskrim tertanggal 25 April 2024, terkait kasus penembakan yang mengakibatkan gugurnya personel Satgas Elang, Sertu Anumerta Ismunandar, pada 17 Maret 2024 di Kampung Kulirik, Distrik Muara.

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., menjelaskan bahwa penindakan ini dilakukan melalui proses yang terukur berdasarkan hasil pemantauan di lapangan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Penindakan dilakukan setelah personel melaksanakan pemantauan dan berhasil mengidentifikasi keberadaan target. Saat akan diamankan, yang bersangkutan berusaha melarikan diri dengan melawan petugas, sehingga dilakukan tindakan tegas dan terukur sesuai prosedur,” ujarnya.

Penindakan tersebut merupakan bagian dari upaya penegakan hukum terhadap pelaku tindak pidana kekerasan bersenjata yang selama ini mengganggu stabilitas keamanan di wilayah Puncak Jaya.

Tindakan dilakukan setelah tim Satgas Ops Damai Cartenz melaksanakan pemantauan dan berhasil mengidentifikasi keberadaan target di Kampung Wuyukwi.

Saat proses penangkapan, pelaku berusaha melarikan diri dengan melawan petugas, sehingga aparat melakukan tindakan tegas dan terukur sesuai prosedur, dan mengakibatkan OE mengalami luka tembak di bagian ketiak sebelah kanan menembus bagian badan belakang kanan.

Setelah itu pelaku diamankan dan segera dievakuasi ke RSUD Mulia untuk mendapatkan penanganan medis, namun pada pukul 17.30 WIT dinyatakan meninggal dunia.

Terkait hasil penindakan tersebut, Kombes Pol. Yusuf Sutejo menegaskan bahwa langkah yang diambil merupakan bagian dari penegakan hukum terhadap pelaku kekerasan bersenjata.

“Pelaku berhasil dilumpuhkan dan sempat mendapatkan penanganan medis, namun dinyatakan meninggal dunia. Penindakan ini merupakan bagian dari upaya penegakan hukum terhadap kelompok bersenjata yang mengganggu stabilitas keamanan,” jelasnya.

Perlu diketahui bahwa sebelumnya pada tanggal 27 November 2024, OE pernah diamankan oleh Satgas Damai Cartenz dalam kasus yang sama, namun bersangkutan melarikan diri saat situasi di lapangan sedang fokus pada penanganan konflik perang suku di wilayah Puncak Jaya.

Menanggapi hal tersebut, Kasatgas Humas menambahkan bahwa aparat terus melakukan evaluasi dan penguatan pengamanan dalam setiap penanganan kasus.

“Memang yang bersangkutan sebelumnya pernah diamankan, namun berhasil melarikan diri saat situasi penanganan konflik berlangsung. Ke depan, kami terus memperkuat pengamanan dan prosedur agar kejadian serupa tidak terulang,” ujarnya.

Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan bentuk komitmen aparat dalam menindak tegas pelaku kejahatan bersenjata.

“Penindakan terhadap DPO ini menunjukkan keseriusan kami dalam menjaga keamanan dan memberikan perlindungan kepada masyarakat. Setiap pelaku tindak kekerasan akan kami proses secara profesional sesuai hukum yang berlaku,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., mengimbau masyarakat untuk tetap tenang serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi. Ia juga menekankan pentingnya peran serta masyarakat dalam menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tetap tenang dan terus mendukung aparat dengan memberikan informasi yang akurat. Peran serta masyarakat sangat penting dalam menjaga keamanan wilayah,” katanya.

Satgas Damai Cartenz mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak terprovokasi oleh informasi yang tidak benar, serta turut berperan aktif dalam memberikan informasi kepada aparat. Satgas akan terus meningkatkan patroli dan penegakan hukum secara profesional, serta memperkuat sinergi dengan masyarakat sebagai bagian dari upaya menjaga kamtibmas tetap aman dan kondusif.

Saat ini, Satgas Ops Damai Cartenz-2026 bersama jajaran kewilayahan terus melakukan pengembangan guna mengungkap kemungkinan keterlibatan jaringan lainnya, sekaligus memastikan situasi keamanan di wilayah Puncak Jaya tetap kondusif.(*)

Berita Terkait

Diduga Terlibat Pencurian, Seorang Pemuda Diamankan Polisi Di Jl Busiri
Sasar Kampung Vietnam Dan Sejumlah Penginapan, Aparat Amankan 10 Orang
Diduga Tabrak Lari, Pria 31 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa Di Jalan
Ungkap Pabrik Miras Ilegal di Mimika, Polisi Butuh Keberanian Warga
60 Personel Disiagakan, Polres Mimika Pastikan Agenda IFRC 2026 Berjalan Lancar
Polisi Selidiki Kebakaran Rumah Di Jalan Pendidikan, Penyebabnya Belum Diketahui
Masalah Penganiayaan Di Mimika Timur Berujung Pelemparan Mako Polsek
Polisi KP3 Laut Pomako Melakukan Pemusnahan Ribuan Liter Sopi Dan Cap Tikus Hasil Razia

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 18:28 WIT

Diduga Terlibat Pencurian, Seorang Pemuda Diamankan Polisi Di Jl Busiri

Minggu, 25 Oktober 2026 - 14:30 WIT

Sasar Kampung Vietnam Dan Sejumlah Penginapan, Aparat Amankan 10 Orang

Minggu, 25 Oktober 2026 - 14:24 WIT

Diduga Tabrak Lari, Pria 31 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa Di Jalan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:12 WIT

Ungkap Pabrik Miras Ilegal di Mimika, Polisi Butuh Keberanian Warga

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:04 WIT

60 Personel Disiagakan, Polres Mimika Pastikan Agenda IFRC 2026 Berjalan Lancar

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:37 WIT

Masalah Penganiayaan Di Mimika Timur Berujung Pelemparan Mako Polsek

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:55 WIT

Polisi KP3 Laut Pomako Melakukan Pemusnahan Ribuan Liter Sopi Dan Cap Tikus Hasil Razia

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:05 WIT

Program Polisi Menyapa Jadi Sarana Edukasi Hukum Polda Papua Kepada Masyarakat

Berita Terbaru