Aparat Gabungan Sita Ratusan Amunisi Di Markas DPO KKB Di Nabire

- Admin

Senin, 2 Maret 2026 - 19:44 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah BB yang berhasil diamankan personel gabungan di markas KKB. 

Sejumlah BB yang berhasil diamankan personel gabungan di markas KKB. 

Timika, mimbarpapua.com – Aparat gabungan TNI-Polri yang terdiri dari Satgas Habema, Satgas Rajawali, dan Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 berhasil menguasai markas KKB pada Minggu (1/3/2026) kemarin.

Ini dilakukan ketika personel gabungan melakukan upaya penegakan hukum terhadap DPO yang mengaku sebagai Panglima Kodap III D Dulla Aibon Kogoya.

Diketahui dalam operasi tersebut terjadi kontak tembak antara aparat dan kelompok kriminal bersenjata (KKB), yang kemudian melarikan diri meninggalkan markas yang selama ini mereka kuasai. Aparat pun berhasil menguasai lokasi dan mengamankan sejumlah barang bukti penting.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Upaya penindakan ini dilakukan setelah aparat memperoleh informasi terkait keberadaan kelompok tersebut di salah satu markas persembunyian mereka.

Saat personel gabungan mendekati lokasi, kelompok bersenjata melakukan perlawanan sehingga terjadi baku tembak dan membuat kelompok tersebut melarikan diri meninggalkan sejumlah perlengkapan dan logistik di markas.

Dalam penggeledahan di lokasi, aparat mengamankan 561 butir amunisi dari berbagai kaliber, baik untuk senjata laras panjang maupun pendek, serta 10 magazen, magazen senjata api jenis SS1 dan senjata api jenis AK-101. Selain itu, turut diamankan 12 unit telepon genggam, lima unit handy talky (HT), serta uang tunai sebesar Rp79.900.000.

Temuan lain yang menjadi perhatian aparat adalah dua unit telepon genggam yang diduga milik korban aksi kekerasan sebelumnya. Satu di antaranya diduga milik anggota Brimob Batalion C yang gugur akibat aksi penyerangan tahun lalu.

Sementara satu unit lainnya diduga milik seorang karyawan sipil atau petugas keamanan dalam peristiwa pembakaran pos pengamanan PT Kristalin di Nabire beberapa pekan lalu.

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., menegaskan bahwa langkah penindakan tersebut merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam menjamin keamanan masyarakat.

“Ini merupakan komitmen negara untuk hadir di tengah masyarakat ketika terjadi aksi-aksi kekerasan. TNI-Polri tidak akan tinggal diam. Kami akan terus melakukan pengejaran dan penegakan hukum terhadap para pelaku kelompok kriminal bersenjata hingga mereka mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh informasi yang belum resmi.

“Kami mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan jangan terpengaruh informasi yang belum resmi. Aparat keamanan akan bertindak tegas terhadap siapapun yang berupaya membuat kekacauan dan mengganggu stabilitas keamanan. Penegakan hukum ini semata-mata untuk melindungi masyarakat dan menjaga ketertiban,” ujarnya.

Hingga saat ini, aparat gabungan masih melakukan penyisiran di sekitar lokasi guna memastikan situasi benar-benar aman sekaligus memburu para pelaku yang melarikan diri. Operasi penegakan hukum akan terus dilakukan secara terukur dan profesional guna menjaga stabilitas keamanan di wilayah Papua. (*)

Berita Terkait

Diduga Terlibat Pencurian, Seorang Pemuda Diamankan Polisi Di Jl Busiri
Sasar Kampung Vietnam Dan Sejumlah Penginapan, Aparat Amankan 10 Orang
Diduga Tabrak Lari, Pria 31 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa Di Jalan
Ungkap Pabrik Miras Ilegal di Mimika, Polisi Butuh Keberanian Warga
60 Personel Disiagakan, Polres Mimika Pastikan Agenda IFRC 2026 Berjalan Lancar
Polisi Selidiki Kebakaran Rumah Di Jalan Pendidikan, Penyebabnya Belum Diketahui
Masalah Penganiayaan Di Mimika Timur Berujung Pelemparan Mako Polsek
Polisi KP3 Laut Pomako Melakukan Pemusnahan Ribuan Liter Sopi Dan Cap Tikus Hasil Razia

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 18:28 WIT

Diduga Terlibat Pencurian, Seorang Pemuda Diamankan Polisi Di Jl Busiri

Minggu, 25 Oktober 2026 - 14:30 WIT

Sasar Kampung Vietnam Dan Sejumlah Penginapan, Aparat Amankan 10 Orang

Minggu, 25 Oktober 2026 - 14:24 WIT

Diduga Tabrak Lari, Pria 31 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa Di Jalan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:12 WIT

Ungkap Pabrik Miras Ilegal di Mimika, Polisi Butuh Keberanian Warga

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:04 WIT

60 Personel Disiagakan, Polres Mimika Pastikan Agenda IFRC 2026 Berjalan Lancar

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:37 WIT

Masalah Penganiayaan Di Mimika Timur Berujung Pelemparan Mako Polsek

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:55 WIT

Polisi KP3 Laut Pomako Melakukan Pemusnahan Ribuan Liter Sopi Dan Cap Tikus Hasil Razia

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:05 WIT

Program Polisi Menyapa Jadi Sarana Edukasi Hukum Polda Papua Kepada Masyarakat

Berita Terbaru