Berita  

BWS Kerja Sesuai Anggaran : Jika Ini Rawan Banjir Kepala Kampung Minta Surat Ke Bupati Bahwa Ini Darurat

Timika, mimbarpapua.com – Pekerjaan normalisasi dan penggalian parit sepanjang jalan menuju Mie 21 dan terhenti depan Gua Maria Pelindung Abadi Paive Mile 21 sesuai anggaran yang dikasih Kementrian PU RI. Jika hal ini dianggap rawan banjir maka disarankan Pemerintah Kampung Nawaripi bisa meminta kepada Bupati Mimika bahwa pekerjaan ini darurat sehingga pihaknya bisa melanjutkan pekerjaan.

Hal ini disampaikan Kepala Balai Pengawasan Sungai (BWS) Wilayah Papua, Nimbrot Rumaropen saat berkunjung ke Mile 21, Selasa (11/6/2024). Apa yang disampaikan Nimbrot menanggapi apa yang disampaikan Kepala Kampung Nawaripi, Norman Ditubun terkait pekerjaan ini dilanjutkan sampai pagar kuning yang jaraknya kurang lebih hanya 100 meter.

Menurut Nimbrot pihaknya bekerja sesuai dengan anggaran yang diberikan Kementrian PU sepanjang dua kilo meter dimana tepatnya di depan Gua Maria Pelindung Abadi Paive. Bila Bapak Kepala Kampung minta tolong sampai di sana itu tidak bisa karena titik akhirnya sampai di sini.

Solusinya terang dia, pihak kampung meminta surat dari Bapak Bupati Mimika bahwa pekerjaan ini darurat. Dengan alasan itu pihaknya bisa lanjutkan tapi baru dibayar tahun depan.

Sementara Kepala Kampung Nawaripi, Norman Ditubun meminta bantuan kepala BWS Papua untuk melanjutkan pekerjaan ini hingga pembuangan akhir di sungai besar depan pagar kuning PTFI. Jika tidak areal wisata Mile 21, kolam ikan BUMDes Nawaripi akan terendam banjir dan ikan akan terseret banjir.

Jika tidak bisa dengan alasan biaya maka pihaknya akan bertemu Bupati Mimika untuk meminta surat bahwa pekerjaan ini darurat.

Dia juga mengucapkan terima kasih kepada BWS Papua yang telah mengerjakan penggalian saluran untuk mengurangi banjir karena air dari dalam kota semua bermuara di Mile 21 ini.

Dia juga menjelaskan di lokasi ini ada Gua Maria yang akan dipergunakan umat katolik untuk berdevosi. Biasanya umat katolik menggunakan hal ini pada Mey dan Oktober. Mey kemarin sekitar seribu lebih orang mengunjungi tempat ini dan direncanakan Oktober ada reli rosario di tempat ini. Namun jika pekerjaan ini sampai depan gua maria maka banjir akan mengintai tempat ini. (mar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *