Berita  

Pijar adakan Lomba Menghias Telur bersama Anak-anak Nawaripi di Aula Gua Maria Pelindung Abadi Mile 21

Timika, mimbarpapua.com – Organisasi Sosial PIJAR Timika mengadakan lomba menghias telur bersama anak-anak Nawaripi di aula Gua Maria Pelindung Abadi, Paive Mile 21, Sabtu (29/3/2024). Dalam lomba menghias telur ini Pijar menggandeng Toko Kreasi Ci Wendi Group, Polres Mimika, Bank BCA.

Sekitar 100 lebih anak Nawaripi baik anak asli maupun pendatang ikut dalam kegiatan lomba ini.

Pimpinan Pijar Timika, Lalu Hiskam kepada media ini mengatakan lomba menghias telur bertepatan dengan perayaan Paskah umat Kristiani sehingga Pijar memilih Nawaripi. Dalam kegiatan ini Pijar melibatkan Ci Wendi Group, Toko Kreatif Ci Wendi, Polres Mimika, dan BCA.

Lomba menghias telur tidak ada tema yang terpenting bernuansa sambut Hari Raya Paskah. Dan 100 lebih anak ikut aktif serta menorehkan keahlian mereka dalam menghias telur. Ini juga Pijar ingin lebih dekat dengan anak-anak dan masyarakat Nawaripi. Ternyata anak-anak punya bakat menggambar dan menghias telur. Selain di Nawaripi pihaknya akan buat di tempat lain dengan kegiatan yang sama hanya saja tunggu momen penting lainnya.

Pemilik Toko Kreasi Timika, Ci Wenda menuturkan baru pertama kali bergabung bersama Pijar untuk selenggarakan kegiatan lomba menghias telur ini. Toko Kreasi sebagai sponsor utama dalam kegiatan ini sekaligus tim mereka sebagai yuri untuk menilai hasil lomba terbaik.

Selain di Nawaripi Toko Kreasi dan Ci Wenda Group akan ke SP 5 untuk kegiatan yang sama. Selain itu beberapa waktu mendatang pihaknya akan buat kegiatan yang sama di Kampung Atuka Distrik Mimika Tengah.

Kepala Kampung Nawaripi, Norman Ditubun mengatakan lomba menggambar dan mewarnai ini untuk mengasah kemampuan serta keahlian dalam bidang seni.

Dia berterima kasih kepada Pijar, Polres Mimika, Toko Kreasi Ci Wendi Group dan BCA yang memilih Nawaripi sebagai tempat lomba. Apa yang dibuat Pijar dan tim yang lain itu turut mendukung program pemberdayaan SDM Kampung Nawaripi..

Termasuk mob-mob yang ditampilkan anak-anak Nawaripi tidak sifatnya menghibur tapi membentuk keberanian anak juga membentuk publik speaking anak.

Ussi lomba setelah dinilai tim yuri maka
Eva Kristin Sarkol terpilih sebagai juara satu, juara dua oleh Blandina Mepere, juara tiga adalah Petrus Maoromako. Sementara juara harapan diraih oleh Emerensiana Angwarmade, dan Damianus Kadepa. Juara satu sampai tiga mendapat uang tunai dan piagam penghargaan, sedangkan juara harapan hanya mendapat uang tunai. (rus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *