Berita  

Tokoh Papua Herman Yoku, Minta Egianus Kogoya Carilah Dahulu Kerjaan Allah. Bukan Angkat Senjata Lawan Pemerintah

Timika, mimbarpapua.com – Tokoh masyarakat Papua, Herman Yoku mengecam adanya tindakan kriminal yang dilakukan oleh kelompok kriminal bersenjata terhadap masyarakat sipil di kabupaten Yahukimo Minggu lalu.

Saat di wawancara di Jayapura, Senin (6/11/23) Herman Yoku mengatakan, Kepada Kelompok Kriminal bersenjata pimpinan Egianus Kogoya dan kelompok kelompok lainnya, bahwa perbuatan kriminal yang dilakukan oleh KKB di kabupaten Yahukimo dan daerah Papua lainnya, merupakan perbuatan yang melanggar Hak Asasi Manusia dan Hukum Agama.

“Saya juga menghimbau kepada masyarakat Papua di seluruh tanah Papua termasuk wilayah pegunungan Papua untuk hindari berita-berita Hoax” tuturnya.

Lanjutnya, kepada generasi muda Papua di wilayah pegunungan, saya menghimbau untuk jangan mengikuti kegiatan yang melawan hukum seperti yang dilakukan oleh saudara Egianus Kogoya dan Benny Wenda juga kelompok kriminal bersenjata (KKB) lainya. Masa depan kalian masih panjang, jangan berbuat sesuatu hal yang melawan hukum.

Herman Yoku yang juga merupakan mantan anggota KKB Papua itu juga kembali menegaskan, kepada saudara Egianus Kogoya untuk segera tinggalkan semua hal yang saat ini masih dilakukannya dan kembali bergabung dengan negara Kesatuan Republik Indonesia Karena apa yang saudara Egianus Kogoya lakukan saat ini tidak akan tercapai. Papua tidak akan pernah merdeka.

“Yang di maksud dengan orang Papua merdeka itu merdeka secara rohani, tinggalkan semua perbuatan kriminal dan mengikuti ajaran agama. Karena kata Tuhan, ” Cari Dahulu kerjaan Allah maka semua akan ditambahkan kepadamu”, itu maksud Tuhan.” Bukan angkat senjata melawan negara.” Pintahnya.

Lanjutnya, saya ini lahir di jaman Belanda dan tau apa yang terjadi tentang masalah Papua. Egianus Kogoya ingat, pesan Tuhan kepada orang Papua lewat penginjil otow dan Geisler yaitu, carilah dahulu Kerajaan Allah, bukan angkat senjata melawan negara. (Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *