Berita  

Polres Mimika Siap Fasilitasi Anak Muda Nawaripi Ikut Ujian Paket B dan C ke Dinas Pendidikan

Timika, mimbarpapua.com – Pertemuan bersama Kasat Samapta Polres Mimika, Iptu Sony Tahapary dengan aparat Kampung Nawaripi berkaitan dengan kamtibmas di Sanggar Seni dan Musik Nawaripi pada Selasa (22/8/2023) dimana Polres Mimika akan memdasilitasi orang muda di Nawaripi untuk ujian paket B dan paket C.

Kasat Samapta Polres Mimika, Iptu Sony Tahapary menuturkan awalnya Polres sepakat dengan Dinas Tenaga Kerja akan memberikan pelatihan kepada anak-anak Nawaripi. Namun setelah mendapat masukan dari kepala kampung dan RT-RT bahwa sesungguhnya anak muda Nawaripi sudah mengikuti pelatihan di LPK Nawaripi. Dari sebaguan besar mereka baik angkatan pertama dan kedua belum memiliki ijazah makanya pihaknya akan melobi Dinas Pendidikan agar anak-anak ini diikutkan dalam ujian paket B dan C.

Iptu Tahapary mengakui cukup dekat dengan Kepala Dinas Pendidikan dan dirinya berjanji akan menghadap kepala dinas agar bisa membantu anak-anak Nawaripi. Dengan ikut ujian dan dinyatakan lulus mereka menggunakan ijazah ini untuk melamar pekerjaan.

Dia meminta kepala kampung dan aparat kampung untuk menyerahkan nama-nama anak Nawaripi yang belum punya ijazah SMA atau SMP, sehingga bisa diikutkan dalam ujian nanti.

Pihaknya terus melihat Nawaripi, karena kriminal di Nawaripi cukup tinggi. Sehingga bersama aparat kampung pihaknya berupaya memfasilitasi anak-anak ini untuk ikut ujian paket di Dinas Pendidikan.

Ini salah satu cara kepolisian dan aparat kampung bersinergi untuk perbaiki SDM orang muda di kampung Nawaripi. Dengan ijazah mereka bisa gunakan untuk melamar pekerjaan. Jika sertifikat ketrampilan mereka sudah punya mesti dilengkapi dengan ijazah sekolah. ” pak kadis Pendidikan masih keluar daerah nanti beliau pulang saya menghadap, untuk bicarakan anak-anak untuk ujian paket ini,’ terang Iptu Tahapary.

Dengan ini salah satu langkah bersama dalam meningkatkan kamtibmas dan menekan angka kriminal dalam kampung.

Kepala kampung Nawaripi, Norman Ditubun mengatakan Kampung Nawaripi sudah miliki LPK dan sebagian besar anal muda Nawaripi sudah mengikuti pelatihan dan punya ijazah ketrampilan pengelasan, otomotif dan meubeler. Yang jadi masalah mayoritas mereka belum punya ijazah pendidikan formal.

Kata dia jika Pak Kasat Samapta bersedia memfasilitasi hal ini ke Dinas Pendidikan mewakili masyarakat Nawaripi dan aparat kampung ucapkan terima kasih atas bantuan buat generasi muda Nawaripi.

Mengenai nama-nama kata dia akan mereka serahkan melalui Kapospol Nawaripi untuk dilanjutkan ke Kasat Samapta.

Soal kamtibmas kata dia, Nawaripi orang mabuk meningkat karena orang Nawaripi bebas beli miras. Dia bahkan mengimbau RT-RT untuk melapor jika ada warganya yang jual miras agar segera diamankan. RT yang tidak melapor dan diketahui kemudian hari sehingga kepala kampung akan bsri sanksi tegas.

Kepala Dusun, Kosmas Harokubun meminta Kasat Samapta untuk menambah personil, kendaraan dinas dan tingkatkan pateoli di RT-RT. Dengan personil dan kendaraan yang cukup pasti patroli akan meningkat. (mar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *