Berita  

Persediaan Beras  di Gudang Bulog Timika Cukup untuk Dua  Bulan ini

Pimpinan Cabang Pembantu Bulog Timika, Riyadi Muslim

Timika, mimbarpapua.com – Persediaan beras di gudang Bulog Timika sàat ini cukup untuk dua bulan kedepan stok yang ada digudang ada 1.000 ton untuk kebutuhan pegawai di Timika, Puncak dan Yahukimo.

Pimpinan Cabang Pembantu Bulog Timika, Riyadi Muslim kepada wartawan saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (24/7/2023) menuturkan saat ini Bulog Timika tidak hanya menjaga stok untuk kebutuhan pegawai, TNI/Polri yang ada di Timika saja tapi pihaknya juga suplay untuk Kabupaten Puncak, Kabupaten Yahukimo dan juga untuk persediaan stok di gudang Bulog Kabupaten Wamena.

Persediaan saat ini digudang ada 1000 ton yang didatangkan dari Surabaya Jawa Timur. Biasanya mereka ambil dari daerah yang surplus setiap musim panen. Sebab, Timika untuk melayani beberapa kabupaten jadi stok harus banyak serta aman untuk beberapa bulan kedepan.

Kebutuhan beras medium, terang dia setiap bulan untuk Kabupaten Mimika sekitar 200 lebih dan hampir memdekati 300 ton, Kabupaten Puncak 50 ton, dan Yahukimo 80 ton. Sedangkan Wamena Dolog Timika suplay ke gudag Bulog Wamena. Pengiriman tergantung pesawat dan jumlah seat yang tersedia.  Jadi muat

Beras ke Wamena terbatas sekali karena pakai pesawat bukan seperti kapal laut yang bisa angkut dalam jumlah besar.

Bulog Timika bantu suplay ke Wamena bersama Bulog Jayapura sehingga gudang Wamena tetap punya stok untuk persediaan tiap bulan. Tiap bulan juga ada saja kapal pengangkut beras yang masuk agar stok digudang selalu ada.

Selain beras medium jelas Riyadi,   Bulog Timika datangkan juga beras premium untuk kebutuhan masyarakat. Beras premium yang pihaknya datangkan sebanyak 163 ton lebih.

Beras premium jelas dia dijual dengan harga Rp 12.900 per kilo dalam kemasan 50 kg. Jadi bila dihitung satu karung pihaknya jual sebesar Rp 600 ribu lebih. Selain itu pihaknya datangkan minyak goreng dan gula. Gula sedang dalam perjalanan ke Timika dan setelah tiba baru pihaknya mulai menghitung harga jualnya.

Ketika ditanya kenapa Bulog tidak pasok beras dari Merauke, dia menjelaskan satu tahun belakangan ini Merauke tidak lagi kirim beras.  Bulog akhirnya datangkan dari Surabaya dimana Surabaya salah satu daerah yang surplus dan mampu menjaga stok dalam setahun. (mar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *